LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wakapolri Minta Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 Berantas Perusak Sepakbola

Wakapolri Minta Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 Berantas Perusak Sepakbola. Tugasnya pertama mengawasi dan memonitor pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kedua, berkoordinasi dengan stekholder terkait seperti Ketua PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Manajemen Klub. Demikian juga dengan POM TNI.

2020-02-11 13:32:20
Polri
Advertisement

Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono memberikan arahan kepada Satuan Tugas Anti Mafia Bola Jilid 3. Gatot yakin, Satgas yang dipimpin Brigjen Pol Hendro Pandowo mampu membersihkan oknum-oknum yang merusak Sepak Bola Indonesia.

Eddy mengatakan, secara garis besar tugas daripada Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 tak jauh berbeda dengan Satgas Jilid 2 maupun Jilid 1.

Tugasnya pertama mengawasi dan memonitor pertandingan Liga 1, Liga 2, dan Liga 3. Kedua, berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Ketua PSSI, Menteri Pemuda dan Olahraga, serta Manajemen Klub. Demikian juga dengan POM TNI.

Advertisement

Eddy menerangkan, Satgas Anti Mafia Bola Jilid 3 juga ditugaskan merampungkan kasus-kasus yang belum tuntas. Diketahui, Satgas Jilid 1 dan Jilid 2 membuat lima laporan polisi dengan 18 tersangka. Saat ini, ada satu kasus lagi yang masih di proses.

"Masih diproses," ujar dia, Selasa (11/2).

Di samping itu, tugas lainnya adalah mengawasi dan memonitor atlet sepakbola untuk usia 20 dalam rangka persiapan Piala Dunia U-20 2021.

Advertisement

"Saya kira Satgas Anti Mafia Bola sudah tahu bagaimana modus operandi oleh oknum pengurus, pemain, wasit, hakim garis, manajer dan lain sebagainya," kata dia.

Ada di Tingkat Wilayah

Gatot menerangkan, Satgas Anti Mafia Bola tak hanya berada di pusat. Di tingkat wilayah pun telah terbentuk.

"Pekerjaannya sama tentu akan berkoordinasi dengan manajemen maupun klub-klub wilayah masing-masing," ujar dia.

Gatot berharap kolaborasi akan menguatkan Satgas Anti Mafia Bola untuk mewujudkan sepakbola yang bersih, bermartabat dan berprestasi.

"Kami dapat melahirkan atlet-atlet sepakbola profesional. Itu harapan kita ke depan. Karena bagaimana pun sepak bola adalah olahraga yang sangat digandrungi oleh masyarakat seluruh Indonesia. Ketika berprestasi akan ikut merekat persatuan dan kesatuan bangsa, rasa nasionalisme akan bangkit dengan olahraga," papar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.