Wakapolri minta rakyat hargai polisi, bukan dibenci atau ditakuti
Dia mengatakan Polri harus bisa menjadi penggerak Revolusi Mental.
Wakil Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan meminta anggota Kepolisian mau melayani masyarakat dengan baik. Hal itu dilakukan guna mewujudkan Nawacita yang digadang-gadang pemerintahan Jokowi-JK yaitu Revolusi Mental.
"Di sinilah letak Revolusi Mental (Polri)," kata Komjen Budi Gunawan dalam seminar Sekolah Sespimti Polri Dikreg 24 TA 2015 yang bertajuk 'Melayani dengan Revolusi Mental' di PTIK, Jakarta, Selasa (27/10).
Dia mengatakan Polri harus bisa menjadi penggerak Revolusi Mental. Menurut dia, polisi harus menjadi teladan dalam memelihara keamanan, ketertiban serta mengayomi masyarakat.
Selain itu, dia berharap polisi juga bisa lebih responsif menanggapi keinginan masyarakat.
"Perubahan yang signifikan dan cepat ini yang diperlukan dalam Revolusi Mental," tegasnya.
Pada kesempatan itu, mantan ajudan Megawati Soekarnoputri ini pun meminta masyarakat mau menghargai polisi.
"Bukan dibenci atau ditakuti," pungkasnya.
Baca juga:
Genap berusia 51 tahun, Kapolda dapat kejutan dari anak buah
Polda Sulut bongkar penyimpanan 316 tong sianida di gudang tua
Ditanya surat perintah, polisi ini perlakukan warga laiknya penjahat
Diduga motif dendam, anggota TNI AD tewas dilindas dan diseret mobil
Pelaku yang lindas dan seret Kopda Dadi dengan mobil ditangkap
Kasus eks polisi bandar sabu di Pekanbaru mulai diteliti jaksa