Wahidin Halim Rencanakan Sekolah Tatap Muka di Banten Dimulai Juli 2021
Gubernur Banten Wahidin Halim mewacanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Provinsi tersebut, pada Juli 2021 mendatang. Keinginan tersebut juga menunggu kepastian resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pelaksanaan vaksinasi di Banten.
Gubernur Banten Wahidin Halim mewacanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Provinsi tersebut, pada Juli 2021 mendatang. Keinginan tersebut juga menunggu kepastian resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pelaksanaan vaksinasi di Banten.
"Ini bukan keputusan atau kebijakan ya, tapi masih kami rumuskan bersama Kementerian Pendidikan soal apakah jadi sekolah tatap muka bulan Juli," ucap Gubernur Banten Wahidin usai rapat kordinasi penanganan Covid-19 Tangerang Raya di Kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang, Rabu (10/3).
Sebelumnya, mantan Wali Kota Tangerang dua periode itu, juga pernah mewacanakan pelaksanaan PTM di Provinsi Banten pada Desember 2020.
Meski begitu, Wahidin juga memastikan bahwa kesehatan dan keselamatan warga adalah hal utama dalam menghadapi pandemi ini. Untuk itu, pelaksanaan PTM mendatang juga harus memastikan pelaksanaan vaksinasi di wilayah tersebut berjalan baik.
"Untuk guru sudah sebagian divaksinasi di tahap kedua ini, nanti akan ada saatnya untuk murid-murid dan masyarakat umum. Kan semuanya ada tahap 1, tahap 2, dan tahap ketiga," ungkap Wahidin.
Dalam rakor yang dihadiri Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan sejumlah pimpinan daerah di Tangerang Raya tersebut, Wahidin juga menyampaikan bahwa wilayah yang dipimpin tersebut sudah dalam zona kuning penyebaran Covid-19.
"Dari rapat koordinasi ini yang dapat dipastikan dan saya sampaikan kalau delapan kota/kabupaten Banten, sudah zona kuning semua," ucap Wahidin.
Menurut dia, keberhasilan Banten menekan angka penyebaran Covid-19 karena penerapan PPKM Mikro, yang dianggap Wahidin efektif.
"Pertama dari penerapan PPKM mikro, dan itu terbukti dengan saat ini di wilayah Tangerang Raya sudah berubah zona yang tadinya merah menjadi kuning," ucap Gubernur Banten, Wahidin Halim.
(mdk/cob)