Wagub Sulut tegaskan daerahnya tak perlu impor beras
Wagub Sulut tegaskan daerahnya tak perlu impor beras. Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, terkait kebijakan impor beras nasional menyatakan stok beras lokal masih cukup.
Pemerintah provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan masih memiliki stok beras yang cukup dan tidak perlu mengimpor beras dari luar negeri. Wilayah paling utara NKRI ini masih memiliki ketahanan pangan yang kuat sehingga dapat menghidupi masyarakat dengan beras lokal.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw mengatakan, terkait kebijakan impor beras nasional menyatakan stok beras lokal masih cukup.
"Kalau Sulut sendiri tidak perlu impor beras. Kita tidak perlu beras dari luar karena kita swasembada beras. Stok kita cukup," kata Steven Kandouw saat dikonfirmasi merdeka.com, Rabu (17/1) malam.
Dia tak bisa berkomentar lebih soal kebijakan yang diambil pemerintah pusat lewat Kementerian Perdagangan ini. Menurutnya, pemerintah memiliki perhitungan sendiri dalam mengambil kebijakan tersebut.
"Kalau kebijakan (impor beras) secara nasional itu saya tidak bisa bilang setuju atau tidak. Itu kebijakan pemerintah pusat. Yang jelas stok beras Sulut cukup," pungkas Kandouw.
Diketahui sebelumnya, meski Kementerian Pertanian telah memastikan pasokan beras lokal aman hingga masa panen Maret 2018 mendatang, Kementerian Perdagangan tetap membuka keran impor beras di awal tahun ini. Sekitar 500 ton beras asal Thailand dan Vietnam bakal masuk ke tanah air di penghujung Januari ini.
Alasannya, impor beras dilakukan untuk menutup kekurangan pasokan dan lonjakan harga pasaran. Dengan demikian diharapkan dapat menjaga stabilitas harga serta tak memberikan beban ke masyarakat.
Baca juga:
Wali Kota Semarang: Polemik impor beras rawan digunakan untuk menekan petani
Cegah polemik beras berulang, KPPU dorong perbanyak sentra produksi
PDIP tolak rencana impor beras pemerintah Jokowi, ini sebabnya
Perkuat cadangan stok, impor beras 500.000 ton tak langsung disalurkan ke pasar
Dinilai terlalu mepet, impor beras diprediksi tak sampai 500.000 ton
DPR: Kita shock, belum ada komunikasi apa-apa soal impor beras
KPPU Medan: Beras impor tidak perlu masuk Sumut