LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wagub Jabar sebut banjir Bandung akibat banyak pembangunan di hulu

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Deddy Mizwar mengakui, salah satu penyebab banjir melanda Kota Bandung disebabkan rusaknya kawasan hulu di Kawasan Bandung Utara (KBU). Akibat pembangunan tak terkendali, kawasan resapan air itu menjadi berkurang.

2016-10-25 16:56:32
Banjir Bandung
Advertisement

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), Deddy Mizwar mengakui, salah satu penyebab banjir melanda Kota Bandung disebabkan rusaknya kawasan hulu di Kawasan Bandung Utara (KBU). Akibat pembangunan tak terkendali, kawasan resapan air itu menjadi berkurang.

"Resapan air berkurang, pembangunan tak terkendali, sehingga banjir," kata Demiz, sapaan akrabnya, usai melayat korban tewas banjir Bandung, Ade Sudrajat, di Hegarmanah, Kota Bandung, Selasa (25/10).

Pemprov Jabar saat ini tengah memperketat izin pembangunan di kawasan hulu. Bahkan baru-baru ini pihaknya memberikan rekomendasi untuk mencabut izin sebuah pembangunan kondotel di kawasan Ledeng Kota Bandung.

Kondotel tersebut diduga telah melakukan rekayasa perizinan dengan memanipulasi luas lahan yang akan dibangun. "Kondotel kemarin itu berhentikan. Di Karawang juga ada dicabut izin. Memang harus tegas di sini," terangnya.

Dalam musibah banjir di Bandung kemarin, dia menyebut adalah sebuah peringatan untuk bisa waspada terhadap bencana yang lebih dahsyat. "Ini peringatan. Untuk antisipasi ada bencana yang lebih tinggi."

Untuk itu, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung. Sebab banjir hebat terjadi pada Senin kemarin tidak bisa diselesaikan hanya satu pihak. Antar pemerintah baik provinsi dan kabupaten/kota perlu duduk bersama untuk mengatasi hal tersebut.

Dia menambahkan, tidak boleh ada disalahkan dalam bencana banjir kemarin. Sehingga semua harus menanggalkan ego sektoral demi terciptanya solusi yang ampuh. "Tak bisa dilihat Kota Bandung sendiri. Jangan saling menuding siapa yang salah," katanya.(mdk/ang)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.