Wagub Aceh minta warga waspadai penyebaran doktrin radikalisme
Nova Iriansyah berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai provokator mengatasnamakan agama yang menyebarkan doktrin radikal untuk mengarahkan masyarakat terlibat aksi terorisme.
Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah melepas Tim Safari Ramadan 1439 Hijriah ke seluruh kabupaten/kota seluruh Aceh di Gedung Serbaguna, Komplek Kantor Gubernur Aceh, Senin (21/5).
Pada kesempatan itu, Nova Iriansyah berpesan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai provokator mengatasnamakan agama yang menyebarkan doktrin radikal untuk mengarahkan masyarakat terlibat aksi terorisme.
Segala paham radikal akan dicegah bersama agar tak tumbuh dan berkembang di Aceh. Tim safari Ramadan diharapkan bisa menjadi salah satu motor bagi upaya pencegahan radikalisme.
Nova meminta Tim Safari Ramadan tidak hanya membangun komunikasi dan silaturahmi antara Pemerintah Aceh dengan masyarakat, tapi juga menyampaikan syiar dan pesan pentingnya persatuan dan ukhuwah.
"Tim juga akan menampung dan menyerap berbagai informasi dan masukan dari masyarakat," kata Nova Iriansyah.
Selain itu tim juga akan menyampaikan pesan dan informasi pembangunan agar masyarakat di berbagai pelosok Aceh mengetahui dengan baik dan benar dinamika pembangunan Aceh yang sedang berjalan.
Informasi-informasi berkaitan dengan perkembangan Aceh saat ini, baik terkait kondisi sosial maupun ekonominya, penting untuk diketahui masyarakat.
"Masyarakat tidak boleh kita berikan informasi yang keliru. Kalau memang baik kita katakan baik. Kalau memang belum kita sampaikan belum dan kita butuh kerja sama dari masyarakat," jelasnya.
Selain itu, tim juga diminta untuk menghindari membahas hal-hal yang sifatnya khilafiyah serta mengedepankan sikap saling menghargai perbedaan.
"Dengan rahmat itu, setiap individu akan saling menghormati, sehingga ramadan ini tidak hanya meningkatkan kesalehan individu, tapi dapat pula meningkatkan kesalehan sosial," ungkapnya.
Sementara itu, Pemerintah Aceh juga akan menyalurkan bantuan operasional untuk masjid-masjid yang dikunjungi tim. Pemerintah Aceh mengalokasikan Rp 13 juta per masjid yang akan diperuntukkan bagi insentif imam, muazin dan khadam masjid.
Baca juga:
Ini sanksi untuk PNS terbukti sebar paham radikalisme
Demo, mahasiswa di Makassar minta pemerintah tegas ke ormas anti-Pancasila
Buat aturan baru, Kemenkominfo akan jerat pemilik situs berkonten radikalisme
Kemenkominfo akan awasi akun media sosial ASN yang dukung radikalisme
Ketua DPR minta pemerintah buat strategi tangkal radikalisme pada anak