LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Wabup-Sekda Jember Pimpin Mosi Tak Percaya, Ini Reaksi Bupati Faida

Selang beberapa jam aksi mosi tidak percaya di Pemkab Jember, Faida nongol ke publik. Dia menyambut kedatangan Gubernur Jatim Khofifah di RS Paru Jember.

2020-12-30 13:32:46
Pilkada Kabupaten Jember
Advertisement

Bupati Jember, dr Faida enggan berkomentar terkait mosi tidak percaya yang ditujukan kepada dirinya. Ditemui merdeka.com usai menyambut Gubernur Jatim, Khofifah di Rumah Sakit Paru, Jember, Faida menolak berkomentar.

"Saya di sini bertamu," ujar Faida singkat dan langsung menutup kaca mobilnya, Rabu (30/12).
Tidak menjawab pertanyaan wartawan, mobil Faida langsung berlalu meninggalkan rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut.

Khofifah pada Rabu (30/12) ini datang untuk meresmikan Rumah Sakit Paru sebagai rumah sakit lapangan untuk penanganan Covid-19. Senada dengan Faida, Khofifah juga enggan menjawab pertanyaan wartawan seputar krisis birokrasi di Jember.

Advertisement

Beberapa jam sebelumnya, di kantor Pemkab Jember, ratusan ASN menyatakan mosi tidak percaya kepada bupati Faida. Mosi dipicu oleh langkah Faida yang mencopot belasan pejabat Pemkab Jember pada sehari sebelumnya.

"Iya, saya tadi malam dapat SK Pembebas tugasan dari bu Faida. Diantar ke rumah saya," ujar Eko Heru Sunarso, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang ikut dicopot oleh Faida.

Menurut Heru, sesuai peraturan perundangan, kepala daerah yang maju dalam Pilkada, seharusnya tidak boleh memutasi pegawai usai coblosan. Aturan tersebut sudah tertera jelas.

Advertisement

"Bukan masalah itu (pencopotan), tetapi mekanismenya. Surat edaran Mendagri kan sudah jelas, bupati tidak boleh melakukan apa-apa," papar Heru.

Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan pertemuan tertutup masih berlangsung di Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil ) V yang merupakan perwakilan Pemprov Jatim di Jember. Pertemuan dihadiri oleh beberapa pejabat Pemkab Jember dan Pemprov Jatim, untuk membahas tindakan Faida yang memutasi pegawai pasca Pilkada.

Beberapa pejabat yang terlihat hadir antara lain Wabup Jember Abdul Muqit Arief; Sekda Jember, Mirfano, dan Inspektorat Pemprov Jatim, Helmy Perdana Putra. Selain itu, tampak juga Ketua DPRD Jember, Itqon Syauqi serta tiga wakilnya.

Baca juga:
Wabup Jember Pimpin Aksi Mosi Tak Percaya pada Bupati Faida di Kantor Pemda
Usai Kalah Pilkada, Bupati Jember Dikabarkan Mutasi Sejumlah Pejabat
Ribuan Warga Geruduk Kantor Pemkab Jember, Tuntut Bupati Faida Minta Maaf
Wabup Jember Blak-Blakan Akui Ditekan Bupati dan Pejabat Kejaksaan
Anggota DPRD Jember Cukur Gundul Setelah Bupati Petahana Kalah di Pilkada
Perseteruan DPRD Jember dan Bupati Faida Berakhir di Putusan MA

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.