Viral Video Penangkapan Tujuh Lumba-Lumba di Perairan Pacitan
Sebuah video berisi penangkapan tujuh lumba-lumba moncong panjang (long-beaked common dolphin) diduga di perairan Pacitan, Jawa Timur, viral di media sosial. Video tersebut telah memantik berbagai reaksi kecaman dari warganet.
Sebuah video berisi penangkapan tujuh lumba-lumba moncong panjang (long-beaked common dolphin) diduga di perairan Pacitan, Jawa Timur, viral di media sosial. Video tersebut telah memantik berbagai reaksi kecaman dari warganet.
Dalam video berdurasi 14 detik, berisi rekaman gambar penangkapan tujuh ekor lumba-lumba di atas geladak salah satu kapal nelayan.
Mayoritas warganet mengecam tindakan nelayan yang menangkap dan membunuh satwa mamalia laut dilindungi tersebut.
Banyak pula warganet yang langsung men-tag akun-akun resmi lembaga terkait yang berwenang menangani isu perburuan satwa itu, dengan harapan kasus itu segera ditindaklanjuti.
Baca juga:
33 Ekor Penyu Hijau Selundupan Dilepas di Pantai Kuta Bali
Orang Utan Kalimantan hingga Harimau Bengal Disuntik Vaksin Covid-19 di Chile
Peneliti AS Temukan 14 Spesies Baru Tikus di Sulawesi
Akun itu mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Gakkum (Ditjen Penegakan Hukum pada KLHK), Polisi Perairan indonesia, NGO (non government organization) yang berkonsentrasi pada isu satwa dilindungi, hingga komunitas dan penggiat pecinta satwa seperti Animal Sotories Indonesia, Green Peace, Koalisi Perlindungan Hewan dan masih banyak lagi.
Terlepas dari beragam kritik dan kecaman dari warganet, pegiat lingkungan Kabupaten Pacitan berharap insiden ini bisa menjadi pembelajaran semua pihak, tidak terkecuali pemangku kepentingan yang terkait dengan industri perikanan.
Sebab jika terbukti ada praktik penangkapan akan menimbulkan preseden kurang baik dari dunia internasional.
"Mudah-mudahan tidak terjadi penangkapan, ya. Mudah-mudahan hanya accident (kecelakaan) karena kena jaring, kecelakaan lah anggap saja," ujar pecinta lingkungan sekaligus penggiat olahraga selancar di Kabupaten Pacitan, Cubboh Hember. Dikutip dari Antara, Minggu (9/1).
Baca juga:
Harimau Sumatra Ditemukan Penuh Luka di Padang Lawas, Ini Kondisinya Setelah Dirawat
Bangkai Ikan Paus 12 Meter Ditemukan Membusuk di Pantai Sulamu Kupang
Gemasnya Tiga Bayi Satwa di Bali Safari Lahir Jelang Tutup Tahun
Dirawat 14 Tahun, Owa Ungko Milik Penyadap Karet Diserahkan ke Petugas