Viral Video Lumba-Lumba dan Penyu Mati di Perairan Bali Diduga Terjaring Pukat
Video berisi dua penyu dan seekor Lumba-lumba mati diduga terjaring pukat oleh kapal nelayan, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/3) kemarin, di kawasan Perairan Uluwatu dan Pantai Balangan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Video berisi dua penyu dan seekor Lumba-lumba mati diduga terjaring pukat oleh kapal nelayan, viral di media sosial. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (28/3) kemarin, di kawasan Perairan Uluwatu dan Pantai Balangan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
"Tim saya sedang di lokasi untuk mencari orang yang memfilmkan tersebut dan lokasi penyu dan Lumba-lumba dikubur," kata Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Permana Yudiarso saat dikonfirmasi, Rabu (29/3).
Dia menyebutkan, dua jenis penyu yang mati adalah lekang berusia lima dan enam bulan. Sedangkan seekor Lumba-lumba yang mati adalah jenis spinner dolphin.
"Lumba-lumba dan penyu sudah dikubur sore kemarin, dan katanya dikubur di sekitar Pantai Balangan. Tim saya sudah di sana untuk mencari kuburannya dan orang yang memvideokan itu," imbuhnya.
Dia juga menyebutkan, untuk orang yang memvideokan sedang diperiksa kepolisian. "Kita belum tahu mati karena apa, tim saya itu akan mengecek apakah terjaring pukat dari nelayan atau mungkin penyebab lain. Karena kita belum tahu, karena masih dugaan saja," imbuhnya.
Baca juga:
Hewan Langka di Dunia, Ubur-Ubur Berbentuk Telur Ceplok
Geger Zebra Kabur dari Kebun Binatang dan Berkeliaran di Jalanan Seoul
Mirip Tarantula, Laba-Laba Raksasa Langka Ini Ditemukan di Pinggir Jalan
Mengenal Burung Tokhtor, Hewan Endemik Sumatra yang Langka di Indonesia
Kekhawatiran Populasi dan Habitat Orangutan di Tengah Pembangunan IKN Nusantara
Kisah Kiska, Paus Orca Paling Kesepian yang Mati di Penangkaran