Viral Pelajar SMP Pamer Nyetir HRV Baru Berujung Kecelakaan, Ini Cerita Sebenarnya
Mobil yang mengalami kecelakaan merupakan milik S (12). Sementara pada awal video yang duduk di kursi sopir adalah R (12) dan yang mengendarai mobil hingga mengalami kecelakaan adalah LN (14).
Video merekam pelajar SMP di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan pamer mobil baru dan berakhir kecelakaan viral di media sosial. Peristiwa kecelakaan terjadi pada Kamis (18/5).
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pinrang, Ajun Komisaris Agus Salim membenarkan video kecelakaan yang viral di medsos. Hanya saja, video yang beredar tersebut adalah dua kejadian yang dijadikan satu.
"Video yang di awal itu, bukan dia yang bawa mobilnya dan juga bukan punyanya. Ada tiga orang," ujarnya, Minggu (21/5).
Agus menjelaskan, mobil yang mengalami kecelakaan merupakan milik S (12). Sementara pada awal video yang duduk di kursi sopir adalah R (12) dan yang mengendarai mobil hingga mengalami kecelakaan adalah LN (14).
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan itu sendiri terjadi di Jalan Bulu Pakoro, Kelurahan Temmassarange, Kecamatan Paleteang. Diduga karena sopir baru belajar menyetir mobil. Agus mengungkapkan mobil yang mengalami kecelakaan dikendarai oleh LN.
"Di dalam mobil juga dua orang temannya S (12) dan R (12). LN ini yang mengemudi, sementara S dan R duduk dikursi penumpang," ujarnya, Minggu (21/5).
Mobil HRV cat putih kendarai LN menabrak pohon hingga terbalik. Diduga LN panik saat menginjak pedal gas terlalu dalam.
"Diduga dia panik sehingga injak pedal gas terlalu dalam hingga hilang kendali dan menabrak pohon sehingga mobil terbalik," sebutnya.
Akibat kecelakaan tersebut LN mendapatkan perawatan di Rumah Sakit St Khadijah. Sementara S dan R tidak mengalami luka.
"LN mengalami luka di dahi kanan dan sempat dirawat di RS St Khadijah. Tetapi sudah pulang," kata dia.
Panggil Orangtua
Agus menambahkan pihaknya akan memanggil orang tua ketiga anak tersebut untuk diperiksa. Agus menyebut pemeriksaan terhadap orang tua dilakukan Senin (22/5) besok.
"Kita panggil orang tuanya kenapa anak di bawah umur diberi izin untuk mengendarai mobil. Kita akan berikan pembinaan," ucapnya.
(mdk/lia)