Viral kantor polisi bersama RI-China di Ketapang
Foto itu menjadi viral sejak Kamis (12/7) kemarin, dan menyebar melalui media sosial maupun pesan singkat.
Foto menunjukkan jajaran Polres Ketapang di Kalimantan Barat berfoto bersama kepolisian Suzhou China, menjadi viral. Terlebih lagi, terdapat plakat yang menunjukkan 'kantor bersama Polres Ketapang dan kepolisian Suzhou'. Perihal kabar kantor bersama itu, dibantah Polres Ketapang.
Foto itu menjadi viral sejak Kamis (12/7) kemarin, dan menyebar melalui media sosial maupun pesan singkat. Lokasinya, berada di areal Ketapang Industrial Park (KIP), milik PT BSM, di Sei Awan Kanan, kecamatan Muara Pawan, Ketapang.
Informasi beredar, tujuan peresmian kantor bersama Biro Keamanan Publik Republik Tiongkok Provinsi Jiangsu Resor Suzhou itu, untuk mempererat hubungan kepolisian antar 2 negara, lengkap dengan lambang kepolisian kedua negara.
Peresmian kantor bersama Polri dan kepolisian Suzhou ©2018 Istimewa
Namun demikian, peresmian kantor bersama itu, dibantah oleh kepolisian. Kabid Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Nanang Purnomo, pagi ini, mengirimkan video pernyataan Kapolres Ketapang AKBP Sunario, berdurasi 3 menit 13 detik, kepada merdeka.com.
Peresmian kantor bersama Polri dan kepolisian Suzhou ©2018 Istimewa
Meski terlihat jelas jajaran Polres Ketapang berfoto bersama polisi Suzhou memegang plakat kantor bersama, Sunario membantah adanya peresmian kantor bersama itu.
"Perlu saya jelaskan agar tidak salah paham. Tanggal 12 Juli ada kunjungan kepolisian Suzhou ke PT BSM. Yang mana, mereka juga mengundang Polres Ketapang untuk kunjungan ke perusahaan itu," kata Sunario, Jumat (13/7) pagi.
Sunario menerangkan, kepolisian Suzhou, meminta kerjasama kepada Polres Ketapang dalam hal membawa contoh plakat. "Plakat yang ada di medsos ini, sekarang ada di Ketapang. Karena kesepakatan antar dua belah pihak belum ada, atau kita tolak," ujar Sunario.
Sunario menegaskan, Polres Ketapang tentu tidak bisa mengeluarkan kesepakatan, melainkan melalui Mabes Polri. "Mereka juga kita sarankan kerjasama itu, melalui Mabes Polri. Apabila Mabes setuju, baru terlaksana kesepakatan itu. Dan yang beredar di media sosial seolah sudah jadi viral dan dimonumenkan, itu tidak benar," bantah Sunario.
Baca juga:
Buntut kantor polisi bersama RI-China, Kapolres Ketapang dicopot
Kapolres Pangkep diduga selingkuh, Kapolda Sulsel tegaskan perilaku polisi harus baik
Diduga selingkuh dengan bawahan, Kapolres Pangkep dicopot dari jabatan
Polisi di Kalteng dikirim ke pondok pesantren agar lulus jadi santri
Aksi polisi cilik meriahkan peringatan HUT ke-72 Bhayangkara
Ribuan polisi ikuti upacara HUT ke-72 Bhayangkara