LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Vaksin Terlambat Datang, Puluhan Warga Solo Gagal Vaksinasi

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta maaf pada masyarakat yang terlambat mendapatkan vaksin kedua. Ia mengimbau pada masyarakat untuk tidak resah.

2021-08-12 16:24:05
Vaksinasi Covid-19
Advertisement

Puluhan warga gagal mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis kedua yang diadakan Korem 074/Warastratama Surakarta, Kamis (12/8). Mereka terlihat antre di klinik milik TNI AD kompleks RST Slamet Riyadi, Gendengan.

Kegagalan tersebut diduga akibat vaksin Sinovac dosis kedua terlambat datang. Sejumlah peserta vaksin mengaku mendapatkan pemberitahuan melalui SMS untuk datang ke lokasi tersebut hari ini.

“Saya mendapatkan pemberitahuan secara online untuk datang ke Denkesyah Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta hari ini. Setelah sampai di sini ternyata vaksin dosis kedua belum datang,” ujar Eka Arista (21), salah satu peserta vaksinasi.

Advertisement

Eka mengaku hanya diminta untuk didata saja, dan akan dikabari petugas jika vaksin sudah datang. Ia berharap vaksin dosis kedua bisa segera datang.

Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Deddy Suryadi membenarkan adanya keterlambatan vaksin Sinovac untuk dosis kedua. Pihaknya baru mengambil vaksin tersebut ke Semarang.

"Kami akan memastikan hari ini mengambil vaksin sinovac di Pemprov Jateng," kilahnya.

Advertisement

Jika vaksin sudah tiba, lanjut dia, penyuntikan dosis kedua baru bisa dilakukan pada Jumat (13/8). Hal ini sesuai instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akselerasi percepatan vaksinasi khususnya penyangga Solo.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta maaf pada masyarakat yang terlambat mendapatkan vaksin kedua. Ia mengimbau pada masyarakat untuk tidak resah.

"Tadi sudah saya minta klarifikasi, dari TNI-Polri ada keterlibatan dari pusat. Saya minta maaf warga yang kecele. Satu sampai dua hari akan diselesaikan," tutup dia.

Baca juga:
Polda Jabar Sasar Santri Terima Vaksinasi Covid-19
Facebook Hapus Ratusan Akun Kampanye Antivaksin yang Dioperasikan dari Rusia
Ganjar Nilai Aturan Masuk Mal Harus Sudah Divaksinasi Covid-19 Tidak Adil
Kemensos Upayakan 2.800 Penghuni Balai Jabodetabek Divaksin Tanpa NIK
Menteri PPPA: Ibu Hamil dan Menyusui Jangan Ragu Vaksinasi Covid-19
Jubir Vaksinasi Tegaskan Pencari Suaka Bukan Prioritas Penerima Vaksin Covid-19

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.