Usut penyebab KM Zahro terbakar, Polisi periksa nahkoda dan 3 ABK
Usut penyebab KM Zahro terbakar, Polisi periksa nahkoda dan 3 ABK. Mesin kapal, lanjut Hero, membakar bagian belakang kapal hingga kemudian membesar dan merambat ke bagian depan.
Polda Metro Jaya bakal memeriksa 6 nahkoda, 3 Anak Buah Kapal (ABK) dan 2 Syahbandar untuk mencari penyebab terbakarnya mesin kapal wisata KM Zahro Express di Muara Angke, Jakarta Utara, kemarin. Kebakaran dipicu oleh api yang berasal dari mesin kapal.
polisi pun mengamankan 6 orang di antaranya, seorang nahkoda, 3 ABK serta 2 petugas syahbandar. "Sementara tiga orang penumpang dimintai keterangan," ujar Direktur Polair Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hero Hendrianto Bachtiar dilansir dari Puskominfo Bidhumas Polda Metro Jaya, Senin (2/1).
Hero menambahkan pihaknya masih terus menyelidiki penyebab mesin kapal terbakar. "Sumber (api) nya itu kan dari mesin kapal, ini yang sedang diselidiki mengapa mesin tersebut sampai terbakar," tutur Hero.
Mesin kapal, lanjut Hero, membakar bagian belakang kapal hingga kemudian membesar dan merambat ke bagian depan. "Karena pintu belakang sudah terbakar, maka para penumpang semua keluar lewat pintu depan," jelasnya.
Alhasil, 23 penumpang tewas dan sekitar 190 lainnya selamat. Namun, masih ada beberapa penumpang yang belum ditemukan. "Kemungkinan korban yang tewas ini pingsan dulu, ada yang terinjak-injak, kemudian pingsan, tapi itu masih diselidiki," tandasnya.
Baca juga:
Sumarsono jamin korban Zahro Express terbakar dapat santunan
Kesaksian mengerikan korban kapal Zahro Express yang terbakar
Ini pengakuan penumpang selamat kapal Zahro Express
Kapal yang terbakar tewaskan 23 orang belum jelas siapa pemiliknya
Sumarsono: Kapal yang baru terbakar bukan milik DKI Jakarta
Plt Gubernur DKI sebut kapal Zahro tidak melebihi kapasitas