LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usut Mafia Pengaturan Skor, Polisi Bakal Panggil Waketum PSSI Joko Driyono

Polisi akan memeriksa sejumlah petinggi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai saksi. Salah satunya Joko Driyono atau akrab disapa Jokdri. Selain Jokdri, Satgas Antimafia Bola juga memanggil anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Papar Yunisal. Polisi juga memanggil Irfan selaku Wakil Bendahara Umum PSSI.

2019-01-16 22:06:00
mafia sepakbola
Advertisement

Satgas Antimafia Bola Polri terus mengusut kasus pengaturan skor. Dalam waktu dekat ini, polisi akan memeriksa sejumlah petinggi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sebagai saksi. Salah satunya Joko Driyono atau akrab disapa Jokdri.

"Akan dipanggil secara berturut-turut mulai hari Kamis, Jumat, dan Minggu depan, antara lain Joko Driyono Wakil Ketua Umum PSSI," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Rabu (16/1).

Selain Jokdri, Satgas Antimafia Bola juga memanggil anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Papar Yunisal. Polisi juga memanggil Irfan selaku Wakil Bendahara Umum PSSI. Sementara Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria telah memenuhi pemeriksaan penyidik hari ini.

Advertisement

"(Semua) pemeriksaan terkait laporan satu (laporan oleh manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani)," ucap Dedi.

Untuk diketahui, Satgas Antimafia Bola Polri sejauh ini telah menerima 338 aduan masyarakat. Dari jumlah tersebut, 73 di antaranya tengah ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Selain itu, Satgas Antimafia Bola juga menerima empat laporan kepolisian. Laporan pertama dilayangkan oleh mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani dan telah ditetapkan 10 orang tersangka kasus pengaturan skor.

Advertisement

Para tersangka yakni mantan Ketua Asprov PSSI DIY Dwi Irianto alias Mbah Putih, mantan anggota Exco PSSI Johar Lin Eng, mantan Anggota Komite Wasit PSSI Priyanto, wasit futsal Anik Yuni Artika Sari, wasit pertandingan Nurul Safarid, dan anggota Direktorat Wasit Mansyur Lestaluhu alias ML. Enam tersangka telah ditahan.

Polisi juga menetapkan empat tersangka lainnya terkait laporan ini, yakni Cholid Hariyanto selaku cadangan wasit pertandingan antara Persibara kontra Kediri, Deni Sugiarto selaku pengawas pertandingan Persibara kontra PS Pasuruan, Purwanto selaku asisten wasit 1, dan M Ramdan selaku asisten wasit 2.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan membuat laporan model A. Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan Vigit Waluyo sebagai tersangka pemberi suap terhadap Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Laporan ketiga yakni terkait dugaan suap penyelenggaraan Piala Soeratin 2009 yang dilaporkan Imron. Dan laporan keempat dilayangkan oleh manajer Madura FC Januar Herwanto terkait pertandingan melawan PSS Sleman dengan terlapor mantan Exco PSSI Hidayat. Dua laporan tersebut telah ditingkatkan ke penyidikan.

Reporter: Nafiysul Qodar

Baca juga:
Sekjen PSSI Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Pengaturan Skor
Hari Ini, Sekjen PSSI Kembali Jalani Pemeriksaan Kasus Pengaturan Skor
Polisi Temukan Aliran Dana Rp 140 Juta ke Iwan Budianto
Polisi Temukan Aliran Dana Rp 140 Juta ke Kepala Staf Ketum PSSI
Polri: Kepala Staf Ketum PSSI Berpotensi Jadi Tersangka Mafia Bola

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.