Usia JPO Terminal Depok sudah tua dan rawan kerusakan
Usia JPO Terminal Depok sudah tua dan rawan kerusakan. Tak ingin kasus robohnya JPO Pasar Minggu terulang di Depok, wali kota akan melakukan audit sejumlah JPO.
Pemerintah Kota Depok akan melakukan pengecekan dan pengawasan terhadap jembatan penyeberangan orang (JPO). Hal ini guna meminimalisir musibah serupa ambruknya JPO Pasar Minggu, Sabtu lalu.
Salah satu yang disoroti adalah keberadaan JPO di depan terminal yang usianya sudah tua. Saat ini pun rawan kerusakan.
"Yang berada di antara Plaza Depok dengan terminal. Itu usianya sudah lama, dan ketika itu dibangun oleh pihak plasa. Meski demikian kami tetap berkoordinasi dengan pihak mal agar segera diperbaiki," kata Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad, Senin (26/9).
Menurutnya dalam menghadapi peristiwa tersebut jangan saling menyalahkan antar satu sama lain. Dia mengatakan musibah ini harus disikapi secara arif dan proporsional.
"Introspeksi kita untuk semua, termasuk halnya bagi Provinsi DKI, dengan adanya kejadian ini menjadi peluang untuk mengaudit, memperbaiki, fasilitas publik yang ada," tandasnya.
Soal masa depan ketiga anak korban J ambruknya JPO Pasar Minggu, Lilis Lestari Pancawati, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Depok.
"Mereka sudah tidak memiliki ayah dan ibu. Kami akan carikan kursi untuk anak-anak ini dan saya akan koordinasi dengan dinas terkait," pungkasnya.(mdk/cob)