LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai tangkap Bambang, polisi gertak 'Ada plester enggak?'

Tindakan polisi mengesankan Bambang seperti penjahat kelas kakap, sampai-sampai warga mengira ada penangkapan teroris.

2015-01-23 18:51:34
Bambang Widjojanto ditangkap Bareskrim
Advertisement

Belasan Brimob dikerahkan saat penyidik Bareskrim Mabes Polri menangkap Bambang Widjojanto, pagi tadi. Tim yang dipimpin Brigjen Viktor bergerak cepat usai wakil ketua KPK itu mengantar anaknya ke sekolah.

Tindakan polisi mengesankan Bambang seperti penjahat kelas kakap, sampai-sampai warga mengira ada penangkapan teroris. Polisi membawa senjata laras panjang, dan kendaraan Bambang pun dipepet mobil patroli.

Tak ada perlawanan dari Bambang. Bersama anaknya dia diangkut ke Mabes Polri. Bahkan tangan mantan aktivis anti-korupsi itu di borgol. Tak berhenti, penyidik sempat berbicara soal plester untuk menggertak Bambang. Dalam penangkapan, plester biasa digunakan untuk menutup mulut atau mata tahanan.

"Para penyidik nanya, ada plester enggak?," kata Nursyahbani Katjasungkana, relawan penyelamat KPK di Mabes Polri, Jumat (23/1).

"Dipaksa tangan di borgol ke belakang, ia (Bambang) keberatan. Akhirnya BW diborgol tangan ke depan," tutur mantan anggota DPR itu.

Nursyahbani menilai tidak pantas polisi bertindak seperti itu, terlebih Bambang adalah pejabat negara. Menurutnya, tanpa harus diintimidasi Bambang sebagai penegak hukum tidak akan melakukan perlawanan.

"Itu teror, teror yang dilakukan ke Pak BW, padahal dia masih sebagai pejabat negara," tandasnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Mabes Polri menangkap Bambang Widjojanto atas laporan Sugianto Sabran pada 15 Januari 2015. Bambang ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan memerintahkan saksi memberi keterangan palsu saat sidang sengketa Pilkada Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah di Mahkamah Konstitusi 2010.

Saat itu Bambang merupakan kuasa hukum pasangan Ujang Iskandar-Bambang Purwanto, lawan Sugianto yang berpasangan dengan Eko Soemarno. Putusan MK memenangkan Ujang dan Bambang. Saat ini Sugianto merupakan anggota DPR dari PDIP.

Baca juga:
Wakil Ketua KPK: Pak Bambang bilang saya sudah ditarget
Samad menangis: Bambang sudah berfirasat bakal ditangkap polisi
Biar 1000 Bambang ditangkap, pemberantasan korupsi takkan tiarap!
'Pernyataan Jokowi soal kasus BW tak lebih tegas dari ketua RT'
Pengacara Politikus PDIP ngaku sudah lama laporkan BW ke Bareskrim
Samad ungkap firasat BW mau ditahan, pilih rutan Brimob Depok
Pimpinan KPK angkat bicara terkait penangkapan BW oleh Bareskrim

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.