LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai mengamuk, keluarga bawa pulang jenazah tahanan

Pihak keluarga tetap minta pertanggungjawaban pihak kejaksaan. "Kami akan mengadu ke Kejari di Lubuk Pakam," kata Munis.

2012-08-06 14:58:40
tahanan
Advertisement

Keluarga Yes Yene Rison Ginting (38) alias Icon akhirnya membawa pulang jenazah pemuda itu ke rumah duka setelah sempat dibawa ke Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam di Pancur Baru, Deliserdang, Sumut. Langkah itu mereka ambil setelah pihak kejaksaan membuat surat serah terima jenazah sebagai bukti ketidakpuasan keluarga.

Namun, pihak keluarga menyatakan tetap akan meminta pertanggungjawaban pihak kejaksaan. "Kami akan mengadu ke Kejari di Lubuk Pakam," kata Munis Surbakti, kerabat Icon, Senin (6/8).

Setelah dibawa ke rumah duka di Jalan Sentosa 102, Dusun I Desa Tengah, Pancur Batu, jenazah Icon rencananya akan dimakamkan besok.

Sementara itu, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Lubuk Pakam di Pancur Baru Wuriadhi Paramita menyatakan akan menyelidiki laporan pelanggaran yang dilakukan pihak kejaksaan dalam kasus ini, termasuk soal permintaan uang Rp 10 juta oleh oknum jaksa.

"Kalau ada kesalahan pasti akan kita tindak," katanya.

Dia memaparkan bahwa keluarga Icon membuat permohonan pembantaran melalui telepon pada Jumat (3/3). Masalahnya, Icon adalah tahanan hakim. "Posisi kami di sini serba salah. Pembantaran itu harus ada persetujuan hakim. Rencananya Senin kita minta persetujuan hakim, tapi Tuhan berkata lain, ternyata sudah meninggal Minggu," ujarnya.

Wuriadhi juga menyatakan permintaan maafnya kepada keluarga korban. "Kami sudah minta maaf dan berharap ini selesai secara kekeluargaan," sebutnya.

Sebelumnya, seratusan keluarga Yes Yene Rison Ginting (30) mengamuk di Kantor Cabang Kejaksaan Lubuk Pakam, Pancur Batu. Seorang di antara mereka bahkan sempat menyayat tangan dan mencoret nama salah seorang jaksa dengan darahnya. Mereka menuntut pertanggungjawaban kejaksaan atas kematian Icon yang diduga karena kelalaian jaksa.(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.