Usai ledakan di Mapolresta Surakarta, muncul #SoloTidakTakut
Pelaku diketahui naik sepeda motor matik Next warna hijau bernopol AD 6136 HM.
Ledakan bom bunuh diri terjadi di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, pagi tadi. Peristiwa itu terjadi tepat di depan penjagaan pintu masuk atau ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).
Pelaku diketahui naik sepeda motor matik Next warna hijau bernopol AD 6136 HM. Bomber sempat berteriak kalimat syahadad sebelum meledakkan diri. Seketika pelaku yang belum diketahui identitasnya tewas. Polisi juga menjadi korban.
Kejadian ini tentu menciptakan ketakutan di tengah-tengah masyarakat. Namun, sama seperti teror di Thamrin, Jakarta Pusat, warga sepertinya memberi sinyal tidak takut terhadap teror teroris ini.
Tagar Solo tidak takut ©path
Di twitter muncul gerakan netizen berupa tagar 'SoloTidakTakut'. Dalam hitungan detik netizen terus berkicau dengan memberikan hastag tersebut.
"#SoloAman #SoloTidakTakut #TerroristHasNoReligion," tulis @yessywisnuadi.
"Biadab pelaku teror atas nama agama.....Kotaku masih aman kotaku masih berseri #SoloTidakTakut," tambah @widi_aka.
"Kmrin turki dan madinah,dan skrg solo yg diteror,terkutuklah mereka #SoloTidakTakut #PrayForSurakarta #PrayforSaudiaArabia," @AgungNazriel_Ir.
"Walaupun di solo ada bom tidak meresahkan kami warga solo untuk merayakan hari lebaran besok #solotidaktakut," tambah @Widha47.
Baca juga:
Teror bom di Solo tak buat Jokowi takut pulang kampung
Bomber di Mapolresta Solo diduga Nur Rohman, ini kata Kepala BIN
Bomber di Mapolres Solo tewas, bagian paha hingga punggung hancur
Sebelum diledakkan, tak ada ancaman bom di Mapolresta Solo
Kepala BIN sebut ada indikasi bom di Mapolres Solo terkait ISIS