Usai jadi korban sekap, pekerja di rumah Dodi minta pulang kampung
Usai jadi korban sekap, pekerja di rumah Dodi minta pulang kampung. Kata Edwin, korban yang saat ini masih trauma adalah para pekerja di rumah Dodi. Apalagi, lanjutnya, para pekerja terbilang masih baru bekerja di rumah mewah itu.
Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Edwin Partigi Pasaribu menyebutkan kalau anak Dodi Triono, Zanette sudah pulih, bahkan sudah mulai sekolah. Zanette yang merupakan salah korban perampokan di Jalan Pulomas Utara, No 7A, Jakarta Timur.
"Kalau untuk Zanette udah bisa beraktivitas sebagaimana biasanya yah. Sudah sekolah. Kalau dari keterangan ibunya, tidak ada keluhan dari Zanette tidak ada masalah juga," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/1).
Kata Edwin, korban yang saat ini masih trauma adalah para pekerja di rumah Dodi. Apalagi, lanjutnya, para pekerja terbilang masih baru bekerja di rumah mewah itu.
"Mereka kan mungkin baru bekerja di tempat peristiwa. Mereka baru, belum ada sebulan di tempat peristiwa, kemudian terjadi peristiwa tersebut dan mereka berharap prosesnya cepat dan mereka memilih untuk kembali ke keluarganya. Namun, nanti bila ada persidangan mereka siap dihadirkan," jelasnya.
Untuk intimidasi usai peristiwa memilukan tersebut, Edwin mengaku belum mendapatkan laporan terkait hal itu.
"Sejauh ini tidak ada informasi tentang adanya pengancaman, sudah kami tanyakan juga kepada ibunya Zanetta maupun kepada empat pekerja rumah tangganya. Sejauh ini tidak ada ancaman yang mereka terima," pungkasnya.
Baca juga:
Korban selamat perampokan sadis Pulomas trauma masuk kamar mandi
Rekonstruksi perampokan Pulomas, istri kedua Dodi ikut dihadirkan
Perampokan di Pulomas direncanakan, pelaku dikenakan pasal berlapis
5 Korban selamat perampokan Pulomas mendapat perlindungan dari LPSK
Rekonstruksi perampokan Pulomas, polisi tambah tiga adegan baru
Polisi gelar rekonstruksi perampokan Pulomas dengan seluruh pelaku