Usai Insiden SMP 1 Turi, Mahfud Harap Ekstrakulikuler Siswa Tetap Berlangsung
Terkait insiden hanyutnya siswa SMP 1 Turi, Mahfud menyebut kegiatan di luar sekolah tak perlu takut untuk berkegiatan. Meskipun demikian, dia mewanti-wanti agar kegiatan tersebut harus disertai persiapan matang, mitigasi dan mengedepankan unsur keselamatan.
Menkopolhukam Mahfud MD mengunjungi SMP 1 Turi, Sabtu (22/3). Dalam kunjungannya, dia menyerahkan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia karena hanyut terbawa arus Sungai Sempor.
Terkait insiden hanyutnya siswa SMP 1 Turi, Mahfud menyebut kegiatan di luar sekolah tak perlu takut untuk berkegiatan. Meskipun demikian, dia mewanti-wanti agar kegiatan tersebut harus disertai persiapan matang, mitigasi dan mengedepankan unsur keselamatan.
"Untuk masa-masa selanjutnya dan untuk tempat-tempat lain untuk sekolah lain, lembaga lain. Kegiatan yang seperti ini supaya disiapkan mitigasi atau langkah yang jika timbul resiko secara mendadak," katanya, Sabtu (23/2).
"Besok-besok kalau dilakukan lagi, pertama pelajari keadaan cuaca. Kalau cuaca tidak meyakinkan lebih baik tidak berspekulasi," imbuh Mahfud.
Mahfud meminta agar masyarakat tak perlu takut akan kegiatan ekstrakulikuler seperti Pramuka.
"Kepada seluruh lembaga pendidikan di seluruh Indonesia, belajar dari ini bukan menjadi takut lalu menghentikan kegiatan ekstra kurikuler seperti ini apalagi pramuka. Tidak harus takut, tidak harus berhenti supaya itu tidak harus terjadi," tutupnya.
Baca juga:
Polda DIY Pindahkan Posko DVI Korban Hanyut di Sleman ke RS Bhayangkara
8 Korban Tewas SMP Negeri 1 Turi Wanita, Diduga Sulit Gerak Pakai Rok Panjang
KPAI Dorong Evaluasi Kebijakan Pramuka Sebagai Ekstrakulikuler Wajib
Pelajar SMPN 1 Turi Hanyut di Sungai Sempor, Satu Pembina Pramuka Jadi Tersangka
Berenang di Sungai Depan Sekolah, Siswa SMA di Karawang Hilang Terbawa Arus