Usai Hadiri KTT APEC di Papua Nugini, Jokowi Bertolak ke Surabaya
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana bertolak ke Provinsi Jawa Timur, Minggu (18/11), dalam rangka kunjungan kerja. Ini dilakukan Jokowi usai lawatan ke Papua Nugini guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana bertolak ke Provinsi Jawa Timur, Minggu (18/11), dalam rangka kunjungan kerja. Ini dilakukan Jokowi usai lawatan ke Papua Nugini guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018.
Jokowi lepas landas dari Bandar Udara Internasional Jackson, Port Moresby, Minggu (18/11) pukul 17.03 waktu setempat (WS). Tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pukul 18.55 WIB.
Jokowi tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang dibalut setelan jas warna biru. Kedatangan Jokowi disambut oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Luki Hermawan, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman.
Turut serta mendampingi Jokowi dalam penerbangan menuju Jawa Timur antara lain, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong. Kemudian Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Kepala Protokol Negara Andri Hadi, Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono, Sekretaris Pribadi Presiden Anggit Noegroho, dan Staf Khusus Presiden Adita Irawati.
Baca juga:
Jokowi Ajak Negara Asia-Pasifik Kembangkan Sektor Pariwisata
Di KTT APEC, Jokowi Tekankan Pentingnya Inovasi Pembiayaan Infrastruktur
Bertemu Pimpinan Dunia, Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Digitalisasi
Presiden Jokowi Minta China Permudah Ekspor Sarang Burung Walet RI
Xi Jinping ke Jokowi: Kita Memikul Tanggung Jawab Kemakmuran Asia-Pasifik
Di KTT APEC, Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Bilateral dengan Xi Jinping