Usai geledah 26 lokasi, KPK periksa 9 saksi kasus suap Bupati Malang
KPK menjadwalkan memerika sembilan orang yakni Sekretaris BLH, Sampurno; Mantan Kepala BLH, Tridiyah M; Kasubag Keuangan BLH, Dwi July, Bendahara BLH, Sophia L; pihak swasta bernama Riki H: pihak BPKAD, Thory S dan M Imron; Priyatmoko, serta Cipto Wiyono.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan sembilan saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Bupati Malang Rendra Kresno. Pemeriksaan dilakukan usai penyidik menggeledah 26 lokasi di Kabupaten Malang.
"Hari ini, setelah KPK lakukan penggeledahan di 26 lokasi sejak Senin (8/10), penyidik mulai mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi di Polres Kabupaten Malang," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (12/10/2018).
Sembilan orang tersebut yakni Sekretaris BLH, Sampurno; Mantan Kepala BLH, Tridiyah M; Kasubag Keuangan BLH, Dwi July, Bendahara BLH, Sophia L; pihak swasta bernama Riki H: pihak BPKAD, Thory S dan M Imron; Priyatmoko, serta Cipto Wiyono.
"Kami ingatkan agar saksi-saksi yang dipanggil hadir dan memberikan keterangan secara benar dan seluas-luasnya yang diketahui," kata Febri.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Malang Rendra Kresna sebagai tersangka dugaan suap dan penerimaan gratifikasi.
Untuk suap, KPK menjerat Rendra beserta dengan pihak swasta bernama Ali Murtopo. Rendra diduga menerima suap dari Ali Murtopo sebesar Rp 3,45 miliar terkait penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Malang.
Uang yang diterima Rendra dari Ali itu diduga akan digunakan untuk pembayaran utang dana kampanye yang dikeluarkan untuk pemenangan Rendra saat maju menjadi Bupati Malang periode 2010-2015.
Sementara dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi, Rendra dijerat bersama dengan pihak swasta bernama Eryk Armando Talla. Keduanya diduga menerima gratifikasi sebesar Rp 3,55 miliar terkait beberapa proyek di Pemkab Malang.
Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Ditetapkan tersangka suap, Bupati Malang pasang badan
Pembelaan Bupati Rendra soal harta kekayaannya yang melejit
Bupati Malang Rendra Kresna bantah proyek untuk ongkos politik maju Pilkada
Diperiksa KPK 15 Oktober, Bupati Malang siap hadapi proses hukum
Bupati Rendra sebut 15 ribu dolar Singapura disita KPK uang koleksi berseri 999
Rendra Kresna anggap proses hukum KPK konsekuensi sebagai bupati