Usai dilantik, Sutiyoso bakal jadikan BIN lebih terbuka
"Artinya, akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk memberikan informasi apa saja," kata Sutiyoso.
Sutiyoso secara resmi telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Sutiyoso mengatakan, dia segera menyiapkan sejumlah langkah dengan jabatan yang baru disandangnya.
"Pastinya dalam waktu dekat saya akan melihat BIN seperti apa, baik itu struktur organisasinya, baik itu SDM-nya, maupun perlengkapan yang dimiliki," kata Sutiyoso kepada wartawan usai acara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/7).
Sutiyoso berjanji akan menjadikan BIN sebagai lembaga yang lebih terbuka. Menurut dia, BIN merupakan pengumpul informasi yang banyak memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat.
"Pekerjaan intelijen itu memerlukan banyak sekali informasi dari berbagai sumber, karena itu nanti ke depan BIN akan lebih terbuka. Artinya, akan memberikan peluang kepada masyarakat untuk memberikan informasi apa saja, berpartisipasi yang ada kaitannya dengan keamanan negara," jelasnya.
Selain itu, mantan Ketua Umum PKPI itu juga akan melanjutkan apa yang telah dirintis Marciano Norman sebagai Kepala BIN sebelumnya. Yang pasti, kata dia, bagaimana supaya ke depan bisa dibangun intelijen yang tangguh dam profesional.
"Tetapi prioritas pertama adalah menambah personel, itu yang pasti, karena untuk menghadapi pilkada serentak saja ini, sebanyak 269, rata-rata satu anggota intelijen dari intelijen daerah meng-handle tiga kabupaten. Itu tidak masuk akal satu orang untuk tiga kabupaten, apalagi di luar Jawa," tutupnya.
Baca juga:
Jokowi pimpin pelantikan Sutiyoso sebagai Kepala BIN
Sempat diwarnai kesalahan undangan, Sutiyoso resmi jadi KaBIN
Wakil ketua MPR kritik kesalahan Setneg yang berulang kali
Anggota DPR RI prihatin Setneg salah tulis kepanjangan BIN
Jaga kesehatan fisik, Sutiyoso sudah siap dilantik jadi Kepala BIN