Usai Amien Rais Bersaksi, Ratna Sarumpaet Minta Maaf Sudah Buat Susah
Dia memastikan apa yang disampaikan Amien Rais adalah fakta kejadian yang sebenarnya. Selain Amien Rais seorang polisi juga bersaksi di persidangan. Namun kesaksian polisi tersebut ogah dia komentari.
Sidang kasus kebohongan dengan terdakwa Ratna Sarumpaet kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Saksi yang dihadirkan adalah Ketua Dewan Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais.
Dalam kesaksiannya, Amien menceritakan awal mula mendapatkan kabar Ratna telah dianiaya, kemudian bertemu Prabowo, dan menyadari aktivis perempuan itu telah membuat kebohongan.
Sebelum hakim menutup sidang, Ratna yang diberikan kesempatan berbicara mengucapkan permohonan maaf pada mantan Ketua MPR itu.
"Saya minta maaf Pak Amien. Saya benar-benar minta maaf," kata Ratna, Kamis (4/4).
Setibanya di Mapolda Metro Jaya, sebelum kembali ke ruang tahanan Ratna kembali memohon maaf atas tindakannya berbuat kebohongan.
"Minta maaf lah bikin susah orang. Minta maaf karena dia termasuk orang yang ikut saya susahin," kata Ratna.
Dia memastikan apa yang disampaikan Amien Rais adalah fakta kejadian yang sebenarnya.
Selain Amien Rais seorang polisi juga bersaksi di persidangan. Namun kesaksian polisi tersebut ogah dia komentari.
Pada persidangan berikutnya, masih dihadirkan saksi-saksi. Ratna menyebut anaknya juga masuk daftar saksi namun waktunya belum diketahui.
"Karena dia punya plain untuk jadi saksi jadi mereka nggak hadir. (Kapan?) Nggak tahu," tegas Ratna.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Amien Rais di Sidang Ratna Sarumpaet: Sudah 20 Tahun Saya Tidak Punya Handphone
Amien Rais Sebut Prabowo Berkewajiban Gelar Konpers Umumkan Ratna Dianiaya
Amien Rais Beberkan Pertemuan dengan Prabowo Usai Ratna Mengaku Dianiaya
Gaya Terdakwa Ratna Sarumpaet Saat Tiba di PN Jakarta Selatan
Amien Rais Bersaksi di Sidang Ratna Sarumpaet
Amien Rais Kaget Dapat Laporan Gigi Ratna Sarumpaet Rompal Usai Dianiaya
Ratna Sarumpaet: Yang Izin Sebar Foto di Medsos Enggak Ada