LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Usai acara, Jokowi turun panggung salami muktamirin Muhammadiyah

Paspampres langsung kerja ekstra untuk mengamankan presiden.

2015-08-03 11:59:10
Muktamar Muhammadiyah
Advertisement

Meski sudah menjadi Presiden, Joko Widodo (Jokowi) tetap sering menyalami warga secara langsung. Seperti saat menghadiri Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan. Usai membuka acara Muktamar Muhammadiyah, Presiden Jokowi tidak langsung pergi meninggalkan acara.

Secara mendadak Jokowi justru turun panggung dan langsung menyalami muktamirin Aisyiyah dan Muhammadiyah. Kemudian Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menteri Agama Lukman Hakim Syaefudin dan menteri lainnya mengikuti di belakang presiden.

Kedatangan Jokowi menjadi rebutan para ibu-ibu Aisyiyah. Tidak hanya sekadar bersalaman, mereka langsung meminta foto.

Advertisement

Sementara Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kerja ekstra. Sebab hal ini di luar agenda karena seharusnya Jokowi meninggalkan acara.

Sebelumnya, dalam pidato pembukaan muktamar, Jokowi menyerukan kepada warga Muhammadiyah agar menjadikan Islam sebagai rahmat bagi semua elemen bangsa. Hal itu demi menjaga persatuan dan kesatuan di tengah banyaknya isu SARA yang berkembang.

"Saya ajak Muhammadiyah wujudkan Islam yang rahmatan lil alamin. Kami ajak Muhammadiyah dan umat Islam untuk mengelola kebhinekaan sebagai rahmat yang baik sehingga bisa menjawab tantangan bangsa dalam kebersamaan," kata Jokowi.

Advertisement

Menurutnya, pemerintah berharap Muhammadiyah meneruskan nilai-nilai yang diusung para pendirinya. Dakwah Muhammadiyah harus terus dilandasi semangat kebangsaan.

"Sebagai ormas Islam yang berwawasan berkemajuan, saya harap Muhammadiyah tetap melanjutkan semangat pendahulunya membawa misi pencerahan dalam menjawab tantangan zaman. Jadikan dakwah Islam yang bermotor kemajuan, yang rasional, namun berkarakter nasional, yang sejuk, yang berkeadaban," terang dia.

(mdk/has)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.