Usai 15 Karyawan Giant Positif Corona, Mal Margocity Depok Ditutup
Operasional Mal Margocity Kota Depok ditutup mulai hari ini, Rabu (19/8). Pusat perbelanjaan itu tutup setelah 15 karyawan Giant di mal tersebut positif corona. Selama ditutup, pengelola akan melakukan pembersihan.
Operasional Mal Margocity Kota Depok ditutup mulai hari ini, Rabu (19/8). Pusat perbelanjaan itu tutup setelah 15 karyawan Giant di mal tersebut positif corona. Selama ditutup, pengelola akan melakukan pembersihan.
"Ditutup mbak, sampai tanggal 25," kata salah satu satpam yang berjaga di luar gedung, Rabu (19/8).
Ketika sampai di area parkir, petugas kembali bertanya tujuan pengunjung. Area parkir yang biasa ramai pun terlihat sangat sepi. Eskalator pun dinonaktifkan. Sehingga untuk menuju kantor manajemen, terpaksa harus berjalan kaki naik tangga eskalator.
"Penutupan ini inisiatif mandiri Margocity untuk melakukan sterilisasi area yang lebih baik lagi. Pagi kemarin, manajemen kami memutuskan untuk menutup ini secara inisiatif hari ini hingga 25 Agustus 2020," kata Marcom Manager Margocity, Reza Ardiananda kepada wartawan.
Seperti diketahui bahwa sebanyak 15 karyawan Giant Margocity yang dinyatakan positif. Operasional Giant Margocity sudah ditutup sementara oleh GTPPC Kota Depok pada Sabtu (15/8). Giant ditutup sementara hingga 25 Agustus 2020. Namun untuk penutupan seluruh operasional Mal Margocity merupakan inisiatif dari pengelola sendiri. Selama tutup, pengelola melakukan sterilisasi baik di dalam maupun luar mal.
"Kita lakukan disinfektan pekan ini. Lalu akan dievaluasi lagi oleh Gugus Tugas apakah sudah lebih aman daripada sebelumnya. Baru 26 Agustus ini kita targetkan mal kembali dibuka customer kami sambut dengan tempat yang lebih nyaman untuk mereka," tukasnya.
Selain itu, manajemen meminta seluruh tenant melakukan rapid test kepada karyawannya masing-masing. Manajemen ingin memastikan bahwa saat buka kembali pada 26 Agustus nanti, seluruh karyawan sehat.
"Dari pihak Margocity meminta untuk seluruh karyawan tenant dilakukan rapid test agar 26 Agustus dibuka kembali, karyawan yang masuk adalah karyawan yang sehat dan nonreaktif. Manajemen sudah lakukan rapid test dan hasil kami semuanya nonreaktif," tegasnya.
Baca juga:
WNA Asal Swiss Tertular Virus Corona di Riau
Memanfaatkan Libur Panjang Tahun Baru Islam di TMII
Razia Masker di Depok yang Kembali Zona Merah Covid-19
Nasib Gedung Perkantoran saat Mayoritas Perusahaan Terapkan Kerja dari Rumah
Uniknya Batik Virus Corona Buatan Penyandang Disabilitas di Surabaya
REI dan BTN Kolaborasi Bantu Masyarakat Terdampak Virus Corona
1 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Dispora DKI Ditutup 4 Hari