Update Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di RI Per 23 Desember 2021
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan. Kementerian Kesehatan mencatat, ada dua program vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.
Vaksinasi Covid-19 di Indonesia masih terus berjalan. Kementerian Kesehatan mencatat, ada dua program vaksinasi Covid-19 di Tanah Air.
Pertama, program vaksinasi pemerintah yang diberikan kepada tenaga kesehatan, petugas publik, lansia, masyarakat umum, dan remaja. Kedua, program vaksinasi gotong royong yang diberikan kepada karyawan dan keluarganya.
Hingga hari ini, sebanyak 74,32 persen orang sudah divaksinasi dosis pertama dari target 208.265.720. Ini menunjukkan, 154.791.737 orang sudah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.
Sementara vaksinasi dosis kedua atau lengkap sudah menyentuh 52,59 persen atau setara 109.535.337 orang. Data ini dilaporkan Kementerian Kesehatan melalui kemkes.go.id, Kamis (23/12) pukul 18.00 WIB.
Berikut rincian data vaksinasi Covid-19 program pemerintah dan gotong royong per 23 Desember 2021:
Tenaga kesehatan
Target sasaran: 1.468.764
Dosis 1: 2.045.339 (139,26 persen)
Dosis 2: 1.956.551 (133,21 persen)
Dosis 3:1.278.559 (87,05 persen)
Petugas publik
Target sasaran: 17.327.167
Dosis 1: 23.622.863 (136,33 persen)
Dosis 2: 21.120.004 (121,89 persen)
Lansia
Target sasaran: 21.553.118
Dosis 1: 13.372.691 (62,05 persen)
Dosis 2: 8.616.976 (39,98 persen)
Masyarakat rentan dan umum
Target sasaran: 141.211.181
Dosis 1: 92.444.549 (65,47 persen)
Dosis 2: 60.017.380 (42,50 persen)
Remaja 12-17 tahun
Target sasaran: 26.705.490
Dosis 1: 22.004.613 (82,40 persen)
Dosis 2: 16.607.782 (62,19 persen)
Gotong Royong
Dosis 1: 1.290.143 (8,60 persen)
Dosis 2: 1.213.850 (8,09 persen).
Baca juga:
Satgas Tegaskan Anak 6-11 Tahun Bukan Kelinci Percobaan Vaksinasi
Mendagri Ingatkan Maluku Utara Kejar Target Vaksinasi 70 Persen
Mendagri Persilakan Kepala Daerah Gunakan Dana Bansos untuk Percepatan Vaksinasi
Antisipasi Omicron, BIN Bantu Percepat Vaksinasi Tahap 2 di Trenggalek
Dirjen WHO: Kesenjangan Vaksin & Suntikan Booster Dapat Memperpanjang Pandemi
Sambangi Dapil, Misbakhun Ajak Konstituen Sukseskan Vaksinasi demi Pemulihan Ekonomi