Update Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet dan RSD Pulau Galang 6 Juli
Pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami penambahan. Pasien diketahui bertambah 17 orang, dari semula 674 orang menjadi 691 pasien.
Pasien rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, mengalami penambahan. Pasien diketahui bertambah 17 orang, dari semula 674 orang menjadi 691 pasien.
"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet pada Minggu 6 Juli 2020, hingga pukul 08.00 WIB, rawat inap bertambah 17 orang semula 674 orang menjadi 691 orang," kata Perwira penerangan Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangannya, Senin (6/7).
Dia menjelaskan, untuk pasien rawat inap itu terdiri dari 363 pria dan 328 wanita. Untuk pasien yang dinyatakan positif secara swab sebanyak 667 orang, positif rapid test sebanyak 23 orang.
"Pasien swab bertambah 9 orang, semula 658 orang menjadi 667 orang. Lalu pasien rapid test bertambah 8 orang, semula 15 orang menjadi 23 orang. Pasien PDP 1 orang dan pasien ODP nihil," ujar dia.
"Rekapitulasi pasien Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 23 Maret sampai dengan 6 Juli 2020, pasien terdaftar 5.431 orang. Pasien keluar 3.744 orang, dengan rincian pasien rujuk ke RS lain 148 orang, pasien pulang atau sembuh 3.593 orang dan meninggal 3 orang," kata dia.
RSD Pulau Galang
Selain itu, untuk jumlah pasien yang berada di RSD Pulau Galang sebanyak 96 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 69 pria dan 27 wanita. Untuk pasien yang positif Covid-19 sebanyak 15 orang, PDP 20 orang dan ODP 61 orang.
"Pasien rawat inap berkurang 9 orang, semula 105 orang menjadi 96 orang pulang. Pasien Covid-19 bertambah 1 orang, semula 14 orang menjadi 15 orang. Pasien PDP berjumlah 20 orang dan pasien ODP berkurang 10 orang, semula 71 orang menjadi 61 orang," ujarnya.
"Rekapitulasi pasien TMT 12 April sampai dengan 6 Juli 2020 pukul 08.00 Wib, pasien terdaftar sebanyak 344 orang, pasien rujuk ke RS lain 2 orang, pasien pulang atau sembuh sebanyak 237 orang dan meninggal nihil," tutupnya.
(mdk/gil)