Update Arus Balik Mudik Lebaran 2026, Tol Cipularang Arah Jakarta KM 78 Padat Malam Ini
Kecepatan kendaraan rata-rata hanya bisa menempuh 20-30 km/h. Berbeda dengan arus sebaliknya yang mengarah ke Bandung, situasi terpantau ramai lancar.
Arus lalu lintas arah Jakarta di Tol Cipularang mulai mengalami kepadatan pada H+2 libur lebaran 2026, Senin (23/3). Pantauan di lokasi pukul 19.28 WIB, kepadatan kendaraan mulai dari KM 78.
Kecepatan kendaraan rata-rata hanya bisa menempuh 20-30 km/h. Berbeda dengan arus sebaliknya yang mengarah ke Bandung, situasi terpantau ramai lancar.
Hanya saja, kepadatan mulai terurai dan kembali lancar di KM 75 saat pecah jalur tol fungisonal mengarah ke Jakarta-Cikampek. Pengendara dapat memacu kembali memacu kendaraanya hingga ke kecapatan maksimal rata-rata 60-80 km/h.
Pemudik Diminta Hindari Puncak Arus Balik
Diketahui, Jasa Marga melalui akun X menyatakan pada 19.11 WIB Tol_Purbaleunyi atas Diskresi Kepolisian, Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan telah dibuka mulai Pukul 09.25 WIB dari KM 77 Sadang Jalan Tol Cipularang sampai GT Bojongmangu.
Terkait arus balik, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau, para pemudik untuk menghindari puncak arus balik Idulfitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026 yang jatuh pada tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026. Hal itu disampaikan meninjau arus lalu lintas pada H+1 Lebaran 2026 di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) pada Minggu (22/3).
“Berdasarkan data perhitungan yang kami dapatkan di JMTC, puncak arus balik diprediksi akan jatuh pada hari Selasa, 24 Maret 2026, dengan perkiraan volume lebih dari 285 ribu kendaraan. Jumlah ini lebih besar dari puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 sebesar 270.315 kendaraan,” ujar Dudy seperti dikutip dari siaran pers.
Dudy kembali mengingatkan, dengan menghindari puncak arus balik, distribusi lalu lintas akan lebih merata sehingga masyarakat bisa mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan menghindari kepadatan yang berpotensi terjadi di arus balik.
"Untuk itu, kami imbau masyarakat dapat kembali ke Jabotabek pada 23 Maret 2026 dengan memanfaatkan cuti bersama, atau pada periode 25-27 Maret 2025 dengan memanfaatkan masa Work From Anywhere (WFA) yang diimbau pemerintah," kata Dudy.