LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Uniknya Pura Dalem Dukun Sakti di Kuta Bali

Saat kerauhan (kerasupan) ‎di mana yang turun adalah Betara Tuan Mekah, sontak bahasa yang dikeluarkan bahasa Arab.

2015-08-31 20:39:41
Tradisi Unik
Advertisement

Tak banyak yang mengetahui keberadaan Pura Dalem Dukun Sakti ini. Bahkan tidak juga bagi umat Hindu di Bali. Padahal di pura ini konon bagi siapa saja yang datang mohon kesembuhan dari segala penyakit selalu terkabulkan.

Percaya atau tidak, Pura yang sebelumnya diberi nama Pura Dalem Dukuh Sakti berubah menjadi Pura Dalem Dukun Sakti. Itu karena Pemangkunya terdahulu bernama Jro Gede Mangku Wayan Patra‎, selain sebagai pemangku di pura ini juga sebagai seorang penyembuh melalui petunjuk Betara yang bersetana di Pura Dukun Sakti.

"Saat itu banyak yang memohon kesembuhan di pura ini selalu terkabulkan. Ya skala niskala (medis dan non medis). Seiring dengan itu dan petunjuk yang bersetana di sini, bernama Pura Dalem Dukun Sakti," terang Mangku Lingsir Jero Mangku ‎Wayan Pugik, Senin (31/8) di Tuban, Kuta Bali.

‎Serambi menyilakan kakinya di sebuah bale yang penuh dengan peralatan gamelan, Mangku ini langsung memanggil Mangku Alit pengayah (pembantu) dari Mangku Lingsir.

"Maaf saya tidak bisa baca tulis, biar anak saya yang selama ini juga ngayah yang menjelaskan," terang Mangku ini serambi memperkenalkan putranya yang juga Mangku Alit.



Sebelum bercerita panjang lebar tentang keunikan pura ini, Mangku mempersilakan wartawan untuk mohon izin dengan menghaturkan bhakti (sembahyang). Kebetulan pura ini masih dalam rentetan upacara Puja Wali yang dilaksanakan setiap setahun sekali tepat pada purnama ketiga.

"Puncak karya (upacara) Purnama kemarin, Sabtu tanggal 29 Agustus. Masih Nyejer (distanakan) sampai besok (Selasa, 1/9) langsung Nyineb dan mesidakarya," seregah Mangku Alit I Nyoman Mulia.

Selain dirinya, ada juga yang terlibat sebagai Mangku untuk membantu Mangku Lingsir Pugik di antaranya Mangku Ketut Sudirta, Mangku I Wyn Sukandi, dan Mangku Wayan Rimbawan.

Jelasnya, di antara sembilan Pelinggih (tugu) yang ada seluruhnya memiliki keunikan dan kepercayaan dari masing-masing yang berstana. Salah satunya adalah sebuah Pelinggih yang diyakini ‎distanakan Tuan Mekah. Bentuk pelinggihnya pun unik, di mana di atasnya dibuatkan kubah seperti kubah masjid.

Soal kenapa bisa demikian, dirinya juga tidak memahami bagaimana bisa sampai ada Pelinggih dan berstananya Ida Betara Tuan Mekah. "Sudah lama ada, karenanya setiap upacara pantangan untuk makan daging babi apalagi menghaturkan sesajen berupa daging babi,"‎ jelas Mangku Mulia.

Tidak makan daging babi katanya, bukan berarti seterusnya tidak boleh. Namun, saat akan memasuki pura ini terlebih saat upacara Puja Wali, pantangan bagi pengemponnya (umat) makan daging babi. Namun justru kebanyakan pengemponnya akhirnya tidak makan babi untuk seterusnya.

Pura yang diempon lebih dari 84 KK ini, mulai nganyarin Ngeteg Linggih (upacara pembaharuan pura) pada tahun 2005, lalu. Menariknya, selain Betara dari Mekah dan Madura, juga berstana di pura ini Ida Betara Dalem Blambangan, Majapahit, Ujung Pandang serta Ida Betara Mahameru dan Ida Betara Engkong dari China diwujudkan dalam Pelinggih berbentuk kapal layar.

Masih ada keunikan Pura Dalem Dukun Sakti yang bertempat di Jalan Raya Tuban, lingkungan Tuban Gria, ini. Seperti halnya saat kerauhan (kerasupan) ‎di mana yang turun adalah Betara Tuan Mekah, sontak bahasa yang dikeluarkan bahasa Arab. Bagaimana mengartikan pesan-pesannya dalam bahasa Arab?

"Kalau Betara Mekah turun merasup keraga pemangku, selalu bahasanya Arab. Begitu juga Betara Engkong, bahasanya China. Ya, kita tidak mengerti, tetapi beliau turun selalu juga turun pengawalnya yang menerjemahkan. Yah, kalau diistilahkan bawa guide," ucapnya sambil tersenyum.

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.