LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Unhas Edukasi Siswa Selayar tentang Adaptasi Perubahan Iklim Lewat Permainan Monopoli

Tim Pengabdian Unhas mengedukasi siswa SMA di Selayar mengenai adaptasi perubahan iklim menggunakan media monopoli edukatif, meningkatkan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan.

Minggu, 05 Jul 2026 08:02:35
pesisir
Tim Pengabdian Unhas mengedukasi siswa SMA di Selayar mengenai adaptasi perubahan iklim menggunakan media monopoli edukatif, meningkatkan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan. (AntaraNews)
Advertisement

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menyelenggarakan program edukasi. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai adaptasi perubahan iklim di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 4 Juli, menggunakan pendekatan partisipatif berbasis permainan monopoli.

Perubahan iklim menjadi ancaman serius, khususnya bagi wilayah pesisir seperti Selayar, dengan dampak signifikan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat. Dampak tersebut meliputi abrasi pantai, banjir pesisir, intrusi air laut, serta penurunan produktivitas sektor perikanan dan pertanian. Oleh karena itu, peningkatan literasi kebencanaan sejak usia sekolah menjadi sangat krusial.

Edukasi ini dirancang agar peserta tidak hanya menerima materi satu arah, melainkan aktif berdiskusi dan menganalisis situasi. Pendekatan partisipatif melalui permainan monopoli edukatif ini dipilih untuk membangun pemahaman komprehensif. Tujuannya adalah melatih kemampuan berpikir kritis serta memperkuat pengambilan keputusan terkait risiko bencana.

Dampak Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir Selayar

Perubahan iklim tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara luas. Dr. Saaduddin, Ketua Tim Pengabdian, menyoroti bahwa ancaman ini meningkatkan risiko bencana di wilayah pesisir. Kabupaten Kepulauan Selayar, sebagai daerah kepulauan, sangat rentan terhadap berbagai dampak negatif.

Advertisement

Dampak spesifik yang dihadapi Selayar mencakup abrasi pantai yang mengikis daratan, serta banjir pesisir yang mengancam pemukiman warga. Selain itu, intrusi air laut dapat merusak kesuburan tanah pertanian dan memengaruhi ketersediaan air bersih. Kondisi ini berpotensi menurunkan produktivitas sektor perikanan dan pertanian, yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Melihat urgensi ini, peningkatan literasi kebencanaan sejak dini menjadi sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda. Pemahaman mendalam tentang risiko dan upaya mitigasi dapat membantu masyarakat pesisir menghadapi tantangan iklim. Edukasi yang tepat diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kehidupan.

Advertisement

Monopoli Edukatif: Metode Inovatif Adaptasi Perubahan Iklim

Tim Pengabdian FMIPA Unhas merancang metode edukasi yang inovatif dengan menggunakan media permainan monopoli edukatif. Pendekatan ini bertujuan agar peserta tidak hanya pasif menerima materi, tetapi juga terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Melalui permainan, siswa diajak berdiskusi, menganalisis situasi, dan mengambil keputusan terkait risiko bencana.

Menurut Dr. Saaduddin, pendekatan partisipatif ini dipilih untuk memperkuat pemahaman bahwa perubahan iklim memiliki keterkaitan erat dengan risiko yang dihadapi masyarakat pesisir. Permainan monopoli menjadi sarana efektif untuk mengenali ancaman, kerentanan, dan kapasitas yang dimiliki. Ini juga membantu siswa memahami langkah-langkah adaptasi yang dapat dilakukan secara individu maupun bersama-sama.

Lebih lanjut, permainan ini bertujuan meningkatkan literasi kebencanaan, melatih kemampuan berpikir kritis, serta memperkuat pengambilan keputusan. Selain itu, metode ini juga menumbuhkan kesadaran bahwa upaya adaptasi perubahan iklim memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Seorang peserta bernama Angga Al Faqih dari SMAN 1 Selayar menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru mengenai pentingnya mitigasi bencana berbasis ilmu pengetahuan.

“Materi yang disampaikan menarik dan dikemas dalam bentuk permainan sehingga lebih mudah dipahami serta meningkatkan kesadaran saya akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ujar Angga Al Faqih. Kegiatan ini berhasil menyajikan mitigasi bencana berbasis ilmu pengetahuan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

Kolaborasi dan Landasan Hukum Penguatan Literasi Kebencanaan

Tim pengabdian ini tidak hanya dipimpin oleh Dr. Saaduddin dari Departemen Geofisika FMIPA Unhas, tetapi juga melibatkan Illuminata Wynnie, M.Si. dari Program Studi Ilmu Aktuaria, serta Muh Faried Wajedi, M.Si. dari Departemen Geofisika. Kolaborasi multidisiplin ini memperkaya materi dan pendekatan edukasi yang diberikan kepada siswa.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya penguatan literasi kebencanaan yang selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Undang-Undang tersebut menekankan pentingnya pendidikan, penyadaran, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Tujuannya adalah agar masyarakat memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Perubahan iklim dipandang sebagai faktor pemicu yang dapat meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya generasi muda, perlu memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan sejak dini. Program ini didanai melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) PK-UH 2026 dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin.

Advertisement

Sumber: AntaraNews

Berita Terbaru
  • Adira Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan di Jakarta Fair 2026: Solusi Mobilitas untuk Pengunjung
  • Gol Penalti Kylian Mbappe Bawa Prancis Singkirkan Paraguay di Piala Dunia 2026
  • Unhas Edukasi Siswa Selayar tentang Adaptasi Perubahan Iklim Lewat Permainan Monopoli
  • Bawaslu Gorontalo Utara Gelar Diskusi Publik Perkuat Pemahaman Penyelesaian Sengketa Pemilu
  • BKKBN Maluku Optimalkan Gerakan Ayah Teladan Indonesia, Peran Ayah Kunci SDM Unggul
  • adaptasi perubahan iklim
  • edukasi bencana
  • fmipa unhas
  • konten ai
  • literasi kebencanaan
  • lppm unhas
  • merdekaantara
  • mitigasi bencana
  • monopoli edukatif
  • pesisir
  • selayar
  • unhas
Artikel ini ditulis oleh
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.