Ungkap kasus Mirna, Puslabfor ambil sampel produk Olivier Cafe
"Jumlah yang dibawa (sampel) banyak kok. Jenisnya banyak," kata Pemeriksa Penyelidik Puslabfor Mabes Polri Iptu Helmi.
Kurang lebih empat jam tim Penyidik Puslabfor Mabes Polri melakukan pemeriksaan di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (11/1). Dalam pemeriksaan ini, sejumlah produk kafe pun dibawa untuk diteliti.
"Jumlah yang dibawa (sampel) banyak kok. Jenisnya banyak," kata Pemeriksa Penyelidik Puslabfor Mabes Polri Iptu Helmi Yadhi di depan Olivier Cafe, Jakarta Pusat, Senin (11/1) sore.
Dengan total paper bag yang dibawanya kurang lebih sebanyak 7 buah, Helmi menjelaskan sampel tersebut berfungsi untuk melengkapi pemeriksaan, terkait meninggalnya Wayan Mirna Salihin (27), pada Rabu (6/1) lalu.
"Salah satunya (tujuan mengambil sampel) untuk mendukung proses pemeriksaan. Untuk sekarang kami tidak bisa menyebutkan secara teknis, tanya ke Tim penyidik langsung. Intinya semuanya saling terkait," jelasnya.
"(Terkait minuman kadaluarsa serta mengandung racun atau tidak) Belum kita lakukan pemeriksaan, ini kita sedang mengambil barang bukti dan periksa di laboratorium. Intinya saya tidak dapat menyimpulkannya. Itu terlalu teknis. Kita harus mendukung upaya penyidik," tutupnya.
Baca juga:
Ditemukan racun sianida di tubuh Mirna, kafe di DKI akan dirazia
Usai pra-rekonstruksi Mirna, Puslabfor Polri datangi Olivier Cafe
Selain ikut pra-rekonstruksi, Jesica rekan Mirna diperiksa polisi
Penjelasan Hani soal detik-detik kematian Mirna di pra-rekonstruksi
Usai menyeruput kopi, Mirna ucapkan It's awful, it's so bad