Unggah video 'Sim Salabim 100 Ribu Rupiah', pemuda ini dipolisikan
SK alias Stiven terpaksa dilaporkan ke polisi lantaran mengunggah video pendek berjudul 'Sim Salabim 100 Ribu Rupiah' di laman media sosial Facebook miliknya, Senin (29/5). Video tersebut dianggap mencemarkan nama baik Bripka Henry Richard, seorang Petugas Satlantas Manado.
SK alias Stiven terpaksa dilaporkan ke polisi lantaran mengunggah video pendek berjudul 'Sim Salabim 100 Ribu Rupiah' di laman media sosial Facebook miliknya, Senin (29/5). Video tersebut dianggap mencemarkan nama baik Bripka Henry Richard, seorang Petugas Satlantas Manado.
Informasi dihimpun, korban merasa keberatan dengan tindakan Stiven dianggap melakukan tindak pidana melanggar UU ITE. Iti di karenakan pada Minggu (28/5) kemarin, sekitar pukul 07.00 WITA, korban merupakan anggota Satlantas Polresta Manado bertugas di Polsek Pineleng, mendapat informasi melalui rekannya perihal postingan video tersebut.
Saat ditelusuri, video berjudul 'Sim Salabim 100 Ribu Rupiah' sudah dibagikan sebanyak 245 kali dan mendapat komentar 35 kali. Dalam rekaman, korban sedang bertugas dalam Operasi Patuh seolah meminta uang tilang kepada korban.
"Kejadian saat Operasi Patuh pada hari Sabtu tanggal 27 Mei 2017 lalu sekitar pukul 11.00 Wita di Kalasey. Dia bersama rekannya mengambil gambar video saat saya melakukan tilang dan seolah-olah saya meminta sejumlah uang, padahal tidak. Saya tidak pernah meminta uang sepeserpun dari mereka. Makanya saya keberatan dan melaporkan tindakan pelaku," jelas Henry.
Petugas Satlantas berpangkat Bripka ini menganggap tindakan pemuda tersebut selain mencemarkan nama baik dirinya secara pribadi, juga telah mencoreng nama baik institusi kepolisian.
Kasubag Humas Polresta Manado AKP Rolly Sahelangi saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporan sudah kita terima dan akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," ujar Sahelangi.
Baca juga:
Sering sebar kebencian, admin IG @muslim_cyber1 ditangkap
Admin akun muslim_cyber1 terancam hukuman 6 tahun penjara
Diduga hina Kapolri di Instagram, pria asal Bangkalan diciduk polisi
Polisi ciduk karyawan Ponpes sebut bom Kampung Melayu rekayasa
Ini profesi pria sebut bom Kp Melayu rekayasa, terancam dipecat