LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Underpass di Beurawe bakal dibangun sebelum gelaran PENAS KTNA

Underpass di Beurawe bakal dibangun sebelum gelaran PENAS KTNA. Pembangunan underpass direncanakan akan dipacu pengerjaannya mengingat pada Mei nanti Banda Aceh merupakan tuan rumah dari penyelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA).

2017-03-21 10:42:34
Pembangunan infrastruktur
Advertisement

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal bertemu dengan Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI Tatang Sulaiman. Kedatangan orang nomor satu di Banda Aceh ini untuk membahas pembebasan lahan pembangunan Underpass di Beurawe, Banda Aceh.

Pada kesempatan itu, Illiza meminta izin agar lahan milik TNI yang terkena dampak pembangunan underpass di Jalan Tole Iskandar menuju Jalan T Hamzah, bisa dipergunakan untuk pembangunannya.

"Sebelumnya sudah kita komunikasikan soal lahan ini dan Pemko telah menyurati pihak Kodam. Lahan di sekitar asrama TNI Kuta Alam terkena dampak dari pembangunan ini. Kedatangan kami ingin membahas ini dengan Bapak Pangdam," ujar Illiza Sa'aduddin Djamal, Selasa (21/3). Pertemuan dengan Pangdam berlangsung kemarin di Makodam IM.

Lanjut Illiza, pembangunan underpass direncanakan akan dipacu pengerjaannya mengingat pada Mei nanti Banda Aceh merupakan tuan rumah dari penyelenggaraan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA)

"Ada 50 ribu tamu dari seluruh Indonesia yang akan datang ke Banda Aceh saat event ini berlangsung dan direncanakan akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo," ungkap Illiza.

Karenanya, Illiza berharap pihak Kodam dan Pemko secepat mungkin dapat membebaskan lahan tersebut agar pembangunan Underpass bisa dipacu dan lalu lintas saat event PENAS KTNA tidak terkendala.

Sementara itu, Mayjen TNI Tatang Sulaiman menyampaikan bahwa surat dari Pemko terkait permohonan pembebasan lahan tersebut telah difollow up ke KASAD.

"Intinya Kasad telah merespon dan memerintahkan untuk ditelaah sesuai dengan prosedur. Dalam beberapa hari ini tim dari Mabes TNI akan turun untuk mengecek dan memverifikasi. Diharapkan akan selesai dalam seminggu," ungkap Tatang Sulaiman.

Baca juga:
Ke Korsel, Gubernur NTB bicara soal konsep pembangunan hijau
Atasi kemacetan, proyek Tol BORR tahap II B di Bogor selesai 2018
Pembangunan infrastruktur Indonesia tak bisa lepas dari jerat utang
Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit portabel 500 MW Rp 8 triliun
Presiden Jokowi resmikan 8 pembangkit portabel 500 MW Rp 8 triliun
Pemakaman angker di Tangerang mulai digusur untuk kereta bandara
Jokowi: Jangan ada yang main-main lagi di proyek mangkrak PLN
Pemerintah siapkan Rp 1 T lebih bangun jalan ke 7 pos perbatasan

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.