LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Umroh, SBY minta petunjuk soal kemelut Demokrat

"Jika semua sudah selesai ibadah, saya akan berikan pernyataan. Saya akan lihat yang paling baik seperti apa," kata SBY.

2013-02-05 04:05:00
Presiden SBY
Advertisement

Di sela-sela kunjungannya ke Jeddah, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyempatkan diri untuk umroh dan melanjutkan kunjungan ke Madinah guna melakukan ziarah ke makam Rasulullah. Di tanah suci itu pun SBY akan meminta petunjuk mengenai kemelut yang melanda partainya.

"Saya akan memohon petunjuk Allah agar saya dituntun mengambil keputusan yang baik. Menyelamatkan Partai Demokrat tentu solusi yang akan saya pilih. Nanti tentu benar-benar rasional. Semua itu bisa terlaksana setelah mendapat ridho dari Allah," kata SBY kepada wartawan di Jeddah, seperti dikutip dari Antara, Senin (4/2).

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini pun berjanji akan segera mengambil keputusan atas kemelut yang terjadi di partainya. Usai umroh, SBY akan segera memberikan pernyataannya seputar merosotnya dukungan publik kepada Demokrat.

"Jika semua sudah selesai ibadah, saya akan berikan pernyataan. Saya akan lihat nanti yang paling baik seperti apa," kata Yudhoyono lagi.

Menanggapi hasil survei, SBY mengatakan yang menjadi perhatian masyarakat luas adalah anjloknya dukungan untuk Partai Demokrat. Pada Pemilu 2009 Partai Demokrat mendapat suara 21 persen namun saat ini menurut hasil sebuah lembaga survei dukungan turun drastis menjadi hanya delapan persen.

"Terus terang saya juga dapat penjelasan hasil survei lembaga survei yang lain, yang menunjukkan angka yang kurang lebih sama," katanya.

Menurut Yudhoyono, kader mengatakan kondisi ini sedang dalam keadaan lampu merah. Dia mengatakan sejak 2008, hasil survei saat ini adalah yang paling rendah untuk Partai Demokrat.

"Tentu saja, sebagaimana berita yang saya terima dari Tanah Air, ini memberikan keprihatinan dan kecemasan yang mendalam bagi jajaran kader partai di seluruh Tanah Air," katanya.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.