LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Umat Katolik Bulukumba Gelar Misa Malam Natal di Gedung PKK

Sedikitnya ada 200 jemaat Katolik di Kabupaten Bulukumba, Sulsel bakal menggelar ibadah misa malam natal bersama di gedung PKK. Penyebabnya, mereka tidak mendapat persetujuan dari warga yang akan menggelar ibadah di rumah pastor di Jalan Wahidin Sudirohusodo.

2019-12-24 18:17:00
Natal 2019
Advertisement

Sedikitnya ada 200 jemaat Katolik di Kabupaten Bulukumba, Sulsel bakal menggelar ibadah misa malam natal bersama di gedung PKK. Penyebabnya, mereka tidak mendapat persetujuan dari warga yang akan menggelar ibadah di rumah pastor di Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Bulukumba, AKBP Syamsu Ridwan yang dikonfirmasi, Selasa, (24/12).

Lihat juga ayat-ayat alkitab di Merdeka.com.

Advertisement

Kata dia, latar belakang warga tidak menginginkan umat Katolik itu menggelar ibadah natal di rumah pastor mereka, diawali kejadian sebelumnya.

Jadi dulu, kata Syamsu Ridwan, umat Katolik itu hendak membangun gereja di lokasi rumah pastor tersebut namun belum mendapat persetujuan dari warga sekitar. Sehingga pemerintah daerah ketika itu memberikan alternatif lokasi lain. Namun hingga kini, lokasi yang telah ditunjuk itu belum dibangun dan ibadah mereka tetap di rumah pastor yang rencananya akan dijadikan gereja.

"Suatu hari umat Katolik ini menggelar sebuah kegiatan dan di kop suratnya tertera nama gereja, ini dipertanyakan warga karena tempat itu belum resmi jadi gereja. Dan hingga kini, umat Katolik itu belum mendapat restu untuk membangun gereja di lokasi tersebut. Olehnya saat berencana melakukan ibadah natal di situ, mereka menuai protes," jelas Syamsu Ridwan.

Advertisement

Namun Kapolres membantah muncul isu pembubaran paksa jika tetap dilakukan ibadah di tempat itu.

"Tidak ada isu pembubaran paksa, karena sejak kemarin kita bersama Forkopimda telah memfasilitasi pertemuan dan ditemukan kata sepakat. Pemerintah daerah memberikan dua opsi tempat yakni di ruang pola kantor bupati atau di gedung PKK. Dan umat Katolik yang berjumlah sekitar 200 orang ini memilih gedung PKK jadi tempat ibadahnya nanti, 25 Desember," jelasnya.

Ditambahkan, untuk pengamanan perayaan natal dan tahun baru di Bulukumba, pihaknya menurunkan 300 personel untuk menjaga 1 gereja besar dan tiga tempat ibadah yang berupa gedung serba guna serta tempat ibadah umat Katolik di gedung PKK itu.

AKBP Syamsu Ridwan mengaku, tidak melakukan penebalan personel pengamanan setelah adanya riak soal lokasi ibadah ini. Kata dia, pengamanan tetap seperti rencana semula. Hanya saja, pihaknya mengintensifkan patroli.

Baca juga:
Jadwal Misa dan Lokasi Parkir di Gereja Katedral Jakarta
Mengintip Pohon Natal Artis Indonesia, Milik Sandra Dewi Dekorasinya Mewah
Jokowi: Saudaraku Umat Kristiani, Semoga Kedamaian Menjadi Pengiring Langkah Kita
Natal di Gereja Berusia 300 Tahun Peninggalan Portugis
Besuk Napi Korupsi, Keluarga Bawa Baju dan Makanan ke Rutan KPK
Umat Nasrani Dharmasraya dan Sijunjung Akhirnya Bisa Rayakan Natal
Libur Natal, Rute KRL Bogor-Jakarta Kota Hanya Sampai Manggarai

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.