LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Umat Hindu tersinggung Tukul Jalan-Jalan di Bali, Trans 7 minta maaf

Guyonan Tukul soal berhala dalam acara itu dianggap menyinggung umat Hindu.

2015-05-19 15:17:11
Kasus Tayangan TV
Advertisement

Perwakilan grup usaha TransCorp menyampaikan permohonan maaf atas kelakar disampaikan pelawak dan pembawa acara, Tukul Arwana, dalam tayangan Mister Tukul Jalan-jalan di Bali, diputar stasiun televisi Trans 7.

Ditemui di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali, Content Development, Review Specialist and Local Networking Trans TV, Aris Ananda, membenarkan jika program siaran Tukul Arwana kembali mendapat diprotes.

"Ya benar (ini laporan kali kedua). Kami sudah secara resmi menyampaikan permohonan maaf ke KPID, ke masyarakat Hindu, dan masyarakat Bali," kata Aris di Denpasar, Bali, Selasa (19/5).

Aris mengakui ada kekeliruan dalam program itu dan dapat dikategorikan menyinggung perasaan umat beragama tertentu, dalam hal ini umat Hindu. "Intinya ada cela ketika diproduksi. Itu tidak dilakukan dengan sempurna. Kami berharap hal itu tidak terulang lagi," ujar Aris.

Aris mengaku akan meminta pendapat Komisi Penyiaran dalam tiap tayangan akan diproduksinya. Aris juga berjanji akan melakukan riset mendalam terlebih dahulu sebelum melakukan produksi suatu tayangan.

"Untuk itu, tiap ada kegiatan syuting atau sifatnya peliputan, kami akan melakukan riset dengan intens dan berharap arahan dari KPID," papar Aris.

Komisioner KPID Bali, I Nengah Muliarta mengatakan, pengaduan atas tayangan Tukul Arwana dilayangkan oleh komunitas Hindu di Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada komisi setempat, dengan tembusan KPI Pusat dan KPID Bali.

Dalam tayangan itu, umat Hindu memprotes candaan Tukul Arwana soal berhala. Saat itu rekannya, Wendy, bergaya menyimpuhkan kedua tangannya di atas kepala. Melihat tindakan Wendy, Tukul spontan berkata "memangnya saya berhala". Pernyataan itu yang memicu protes umat Hindu.

"Dalam konteks umat Hindu, menyatukan kedua telapak tangan di angkat di atas kepala bermakna Pancasembah, yakni permohonan kepada Tuhan," ujar mantan jurnalis radio di Bali itu.(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.