LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Ulama kultural NU se-Jatim bahas strategi pemenangan Khofifah-Emil

Ulama kultural NU se-Jatim bahas strategi pemenangan Khofifah-Emil. Tokoh dan ulama yang hadir di antaranya, mantan Bendahara PBNU, Haji Masnuh, mantan Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Choirul Anam, dan beberapa ulama lainnya.

2018-02-03 17:36:06
Khofifah Indar Parawansa
Advertisement

Para tokoh dan ulama senior Nahdlatul Ulama (NU) kultural di Jawa Timur, kembali berkumpul di Gedung Astranawa, Jalan Gayungsari Timur, Surabaya, Sabtu (2/2) sore. Hadir pula bakal Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Diakui Khofifah, ini yang pertama baginya. Tetapi bagi para tokoh-ulama Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah (PPKN), pertemuan ini sudah kali keempat. Pertemuan itu merupakan Rapat Koordinasi dalam Rangka Pemenangan Khofifah-Emil Elestianto Dardak di Pilgub Jawa Timur 2018.

Tokoh dan ulama yang hadir di antaranya, mantan Bendahara PBNU, Haji Masnuh, mantan Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, Choirul Anam, dan beberapa ulama lainnya.

Advertisement

"Yang hadir pada hari ini, itu adalah influenser, para endoser yang kemarin juga para influenser, para endoser itu posisinya di atas relawan sebetulnya," kata Khofifah di sela rapat.

Khofifah menambahkan, relawan PPKN ini tidak melakukan pergerakan harian yang harus menyasar komunitas tertentu. "Kalau para influenser, para endoser itu yang didatangi oleh komunitas. Ini adalah kalangan NU kultural senior, posisinya di tengah-tengah masyarakat," katanya.

Para influenser dan endoser ini, menurut Khofifah adalah tokoh-tokoh berpengaruh di lingkungannya masing-masing. "Oleh karena itu, ini akan menjadi bagian yang bisa merakit gerakan-gerakan relawan dengan maksimalisasi untuk mengkonversikan gerakan relawan menjadi suara. Kira-kira begitu," tandas mantan Menteri Sosial ini.

Advertisement

Inisiator sekaligus Koordinator PPKN, Choirul Anam menambahkan, selain untuk meneguhkan kembali 9 Pedoman Politik Warga NU hasil Muktamar Yogyakarta 1989, rapat ini sekaligus memperkuat basis dukungan ke Khofifah-Emil. Terutama meminimalisir potensi kecurangan di TPS.

Menurut Cak Anam, sapaan Choirul Anam, hitung-hitungan suara di atas kertas, Khofifah akan menang. Namun, kemungkinan kalah akibat kecurangan juga besar. Maka perlu strategi jitu untuk meminimalisir potensi kecurangan suara.

"Karena di atas kertas, tadi saya gambarkan, Khofifah itu di atas kertas menang, tapi di balik kertas kan belum tentu. Ini yang sedang kita lakukan dan kita bentuk relawan PPKN ini mulai di tingkat provinsi sampai TPS, basis TPS," paparnya.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.