UI Bersih dan ICW kembali datangi KPK
Mereka membawa bukti dugaan kasus korupsi proyek TI senilai Rp 21 miliar.
Siang ini beberapa akademisi mengatasnamakan dari Universitas Indonesia Bersih (UI Bersih) menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Para akademisi tersebut yang didampingi Indonesian Corruption Watch (ICW) ingin bertemu para pimpinan KPK.
"Kita mau ketemu dengan pimpinan KPK," ungkap Effendi Ghazali menjelaskan maksud kedatangan UI Bersih di KPK, Jakarta, Selasa (5/6).
Effendi mengatakan pihaknya juga membawa sejumlah data-data dan whistle blower (saksi) untuk dipertemukan dengan pimpinan KPK.
Seperti diketahui, setidaknya 11 tandatangan whistle blower dipalsukan pada proyek teknologi informasi Perpustakaan (baru) UI dengan total nilai sekitar Rp 21 miliar. Hal tersebut ada bukti dari Pusat Laboratorium Forensik Polri bahwa 11 tandatangan whistle blower memang telah dipalsukan.
Dengan kedatangan ini, UI Bersih berharap agar kasus tanda tangan palsu sudah harus ditingkatkan statusnya dan seluruh bobrok korupsi di UI akan mulai terbuka satu demi satu.(mdk/bal)