Uang habis dipakai sabung ayam, Widarta colong motornya sendiri
Uang habis dipakai sabung ayam, Widarta colong motornya sendiri. I Made Widiarta (49), alias Belanda, asal Banjar Sembung, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana di Bali kini hanya bisa pasrah. Dia menyesali perbuatannya saat diamankan di Mapolsek Mendoyo, Jumat (14/10).
I Made Widiarta (49), alias Belanda, asal Banjar Sembung, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Jembrana di Bali kini hanya bisa pasrah. Dia menyesali perbuatannya saat diamankan di Mapolsek Mendoyo, Jumat (14/10).
Uniknya, dia ditangkap polisi karena mencuri motornya sendiri. Penangkapan Belanda ini bermula adanya laporan dari korban Ni Putu Suwintari (54).
Korban melaporkan telah kehilangan motor Honda Vario warna hitam DK 8184 KY saat terparkir di garasi rumahnya. Motor tersebut merupakan milik Belanda (pelaku), yang digadaikan kepada korban Rp 4 juta pada bulan Juli 2016 lalu.
"Pelaku berhasil kami amankan kemarin malam di rumah saudaranya yang berlokasi di Lingkungan Munduk Anyar, kelurahan Tegalcangkring," terang Kapolsek Mendoyo Kompol Gusti Agung Sukasana, Jumat (14/10).
Saat dilakukan pemeriksaan, pelaku mengaku telah menggadaikan sepeda motor tersebut di Denpasar seharga Rp 3,5 juta. Namun uangnya telah dihabis untuk tajen (sabung ayam).
Uang hasil gadai tersebut digunakan pelaku untuk bermain judi dengan harapan jika menang judi tajen, pelaku langsung menebus motornya dari tangan korban.
"Sayangnya karena kalah judi pelaku tidak bisa menebusnya. Bahkan sepuluh hari berselang, pelaku kembali menemui korban untuk meminjam uang lagi dengan alasan untuk menebus BPKB motornya dan akan diserahkan kepada korban," tutur Sukasana.
Saat itu korban memberikan uang Rp 2.250.000 kepada pelaku. Sayangnya setelah mendapatkan uang tersebut pelaku tidak pernah muncul lagi.
Baru pada tanggal 3 Oktober malam lalu pelaku diam-diam datang ke rumah korban dan langsung mengambil motor yang parkir di garasi rumah korban, kebetulan kunci kontak masih nyantol.
"Setelah mengambil motor itu, pelaku langsung kabur membawa motor ke Denpasar. Dan sempat dipakai selama tiga hari kemudian digadaikan di Denpasar sebesar tiga juta lima ratus ribu rupiah. Tapi sebelum digadaikan pelaku sempat ganti pelat kendaraan dengan pelat palsu," tutup Sukasana.
Baca juga:
Ngaku Buser bersenjata arit saat beraksi, 3 begal ditembak polisi
Curi motor & lawan polisi, Arif residivis asal Manado akhirnya didor
Biasa taruh kunci di jok, motor Sandy dicuri teman sendiri
4 Pelaku pencurian motor di Manado dibekuk, satu di antaranya pelajar
Melawan dan todongkan pistol ke petugas, kaki pencuri motor ditembak