UAD Tunda Wisuda karena Corona, Mahasiswa Bisa Ambil Ijazah Usai Yudisium
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengeluarkan kebijakan penundaan wisuda sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona. Wisuda yang sedianya akan digelar pada 21 Maret 2020 mendatang akan ditunda hingga ada pemberitahuan selanjutnya.
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) mengeluarkan kebijakan penundaan wisuda sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona. Wisuda yang sedianya akan digelar pada 21 Maret 2020 mendatang akan ditunda hingga ada pemberitahuan selanjutnya.
Penundaan wisuda ini tertuang dalam Surat Edaran Rektor bernomor surat R/11/H.2/III/2020 tentang Penundaan Pelaksanaan Wisuda Sarjana dan Pascasarjana UAD Periode Maret 2020. Surat edaran itu ditandatangani Rektor UAD, Muchlas.
Surat edaran Rektor terkait penundaan wisuda ini dikeluarkan hari Jumat (13/3). Terkait surat edaran itu, Kepala Bidang Humas UAD, Ariadi Nugraha membenarkan adanya penundaan wisuda untuk mahasiswa periode Maret 2020.
"Surat edaran tersebut (benar) dikeluarkan oleh UAD," ujar Ariadi.
Ariadi menerangkan pada wisuda ini ada 1.000 orang wisudawan baik jenjang sarjana maupun pascasarjana yang telah mendaftar. 1.000 wisudawan ini tidak hanya berasal dari Yogyakarta namun dari berbagai daerah lain.
Ariadi merinci bagi para wisudawan tidak perlu khawatir terkait penundaan wisuda tersebut. Bagi wisudawan yang membutuhkan ijazah bisa mengambilnya di Biro Akademik dan Admisi terhitung 40 hari usai yudisium oleh fakultas.
Ariadi menambahkan nantinya jadwal wisuda pengganti akan segera diinformasikan. Ariadi menuturkan informasi terkait wisuda selanjutnya akan diunggah di website resmi UAD.
Ariadi menerangkan untuk prosesi sumpah apoteker akan tetap dilakukan seperti semula yaitu Sabtu (14/3). Meskipun tetap digelar namun acara sumpah apoteker akan dalam pengawasan ketat.
Baca juga:
Cegah Penyebaran Corona, Ganjar Larang Penggunaan Karpet di Masjid
Sempat Diisolasi, Dua Pasien di RSUZA Banda Aceh Negatif Corona
Cegah Penyebaran Corona, Kemenhan Minta Pegawai Dinas di Rumah
Wali Kota FX Rudy Tetapkan Solo KLB Corona
Anies Minta Kemenkes Cepat dan Transparan Terkait Virus Corona
Anies Baswedan: Jakarta Tidak Melakukan Lockdown