LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tuntut Anggotanya Bebas, Ormas Forkabi Datangi Mapolsek Pondok Aren

Puluhan anggota organisasi massa (ormas) Forkabi mendatangi Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mereka menuntut pembebasan seorang anggota Forkabi berinisial RR (20) yang diamankan beberapa waktu lalu, karena kedapatan membawa senjata tajam.

2021-11-17 16:45:59
ormas
Advertisement

Puluhan anggota organisasi massa (ormas) Forkabi mendatangi Mapolsek Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mereka menuntut pembebasan seorang anggota Forkabi berinisial RR (20) yang diamankan beberapa waktu lalu, karena kedapatan membawa senjata tajam.

"Kami mendatangi Polsek Pondok Aren, agar anggota kami dibebaskan. Karena sampai hari ini tidak ada kejelasan, kita enggak bisa menjenguk kawan kita yang diamankan," kata Ketua DPC Forkabi Pondok Aren, Armin saat dikonfirmasi, Rabu (17/11).

Armin menjabarkan, RR diamankan polisi bersama dengan anggota ormas lain di tempat yang sama. Menurutnya, ada kekeliruan penanganan perkara yang menyebabkan anggotanya masih ditahan polisi.

Advertisement

"Jadi awalnya ditangkap berdua saat penggerebekan narkoba, anggota kami ditangkap karena bawa sajam. Saat ditangkapnya sebenarnya berdua, satunya anggota FBR tetapi dia langsung dibebaskan hanya dua hari berselang," ucap dia.

Dia juga mengaku telah melakukan mediasi dengan Polsek Pondok Aren, agar anggotanya itu turut dibebaskan. Namun hingga saat ini RR masih mendekam di Mapolsek Pondok Aren.

"Tadi sudah mediasi bersama jajaran polsek, bikin surat pernyataan anggota Forkabi Pondok Aren tidak boleh membawa sajam dalam keadaan apapun mulai detik ini, apabila kedapatan membawa lagi akan dapat hukuman. Ya anggota kita pertama awal ditangkap dimintakan Rp50 juta, kata saya emang masalah apaan kan cuma masalah bawa sajam doang kok gede banget," bebernya.

Advertisement

Sementara Kapolsek Pondok Aren Kompol Dimas Aditya membantah tuduhan yang dialamatkan kepada jajaran Reskrim Polsek Pondok Aren.

"Biarkan saja. Polisi saat ini sedang diuji, kami hanya berproses saja sesuai aturan. Saya cek kanit dan panit tidak ada permintaan (uang bebas) itu. Saya tidak akan berkomentar," terang Aditya.

Baca juga:
Posko Pemuda Pancasila di Tangerang Dibakar Sekelompok Orang
Pascapenyerangan Posko Ormas, Kapolsek Kembangan Kumpulkan Perwakilan FBR-PP
Polisi: Pelaku Penyerang Posko FBR di Joglo Tak Pakai Atribut Ormas
Satu Anggota FBR Tewas Dikeroyok 10 Orang di Jakbar, Polisi Selidiki Pelaku
Saling Pukul, Pedagang dan Preman di Medan Jadi Tersangka
Bentrok 2 Ormas di Kampus Unkris, Polres Metro Bekasi Amankan 15 Orang

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.