Tulisan di FB Dianggap Hina Banser, Pejabat Pandeglang Dipolisikan GP Ansor
Dalam postingannya pada Kamis (29/8) kemarin, Rahmat menulis 'BANSER yang moncongnya bilang NKRI harga mati...terhadap sparatis OPM langsung MINGKEM gak ada suaranya. PLONGO.'
Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang Rahmat Zultika dilaporkan ke Polres Pandeglang oleh Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Sekretaris Dinas PUPR Pandeglang ini dilaporkan lantaran telah menulis kalimat dianggap menghina Banser di akun facebook pribadinya.
Dalam postingannya pada Kamis (29/8) kemarin, Rahmat menulis 'BANSER yang moncongnya bilang NKRI harga mati...terhadap sparatis OPM langsung MINGKEM gak ada suaranya. PLONGO.'
"Teman-teman dari pengurus cabang laporkan ke Polres sekarang. Ya dia sudah melakukan ujaran kebencian. Kata-kata tidak pantas di akun fb-nya terhadap kita (Banser)," kata Ketua PC Ansor Kabupaten Pandeglang Lukmanul Hakim, Jumat (30/8).
Lukman mengatakan, pelaporan tersebut merupakan pembelajaran bagi para pejabat di Pandeglang. Menurut dia, seharusnya selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bukan malah memantik keretakan di kabupaten Pandeglang.
"Ada dua hal yang ingin kami tekankan pertama pada posisi beliau sebagai ASN maka kami minta agar sanksi yang tegas terhadap beliau dari inspektorat, BKD ataupun bupati terhadap tidak beretikanya salah satu pejabat di pemkab. Kedua dari sisi hukum ini harus diproses karena dia telah melecehkan kami (banser)," katanya.
Baca juga:
KH Maimun Zubair Wafat, GP Ansor dan Banser Tahlilan 40 Hari Penuh
GP Ansor: Indonesia Bahaya Kalau Tidak Ada yang Mau Jadi Oposisi
GP Ansor Siapkan Kadernya Jadi Menteri Milenial di Kabinet Jokowi
Rekonsiliasi Pascapemilu, Ormas Pemuda Siap Jembatani Pertemuan Jokowi-Prabowo
Ansor Protes Pemprov DKI Undang Felix Siauw Isi Kajian di Masjid Fatahillah
GP Ansor Harap Jokowi Beri NU Posisi Stretegis di Pemerintahan: Jangan Itu-itu Saja
3 Calon Ketua GP Ansor Jatim Dibaiat Jongkok di Depan Ketua PWNU