Tuli, Mbah Lamin tewas tertabrak kereta api saat menyeberang
Korban tewas seketika dengan luka di kepala dan sempat terseret hingga 20 meter.
Seorang kakek warga Desa Sedayu RT 1 RW 1 Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah tewas dengan kondisi mengenaskan setelah ditabrak Kereta Api (KA) di perlintasan Sedayu Sabtu (15/2). Korban diketahui bernama Mbah Lamin berusia 60 tahun lebih.
Diduga korban sudah tuli sehingga tidak mendengar, saat hendak menyeberang di perlintasan Sedayu.
"Padahal sudah diteriaki warga kereta sudah dekat, tapi korban yang tuli tidak mendengar dan ditabrak," ujar warga sekitar Kamal Junaidi.
Korban tewas seketika dengan luka di kepala dan sempat terseret hingga 20 meter. Akibatnya, jasad korban dalam kondisi mengenaskan.
Polisi yang datang ke lokasi kejadian kemudian melakukan identifikasi dan langsung mengevakuasi jasad korban ke RSU Soewondo Kendal untuk menjalani otopsi dan pemeriksaan medis.
Sejumlah saksi yang melihat di tempat kejadian dimintai keterangan, termasuk penjaga perlintasan KA di Sedayu. Kasusnya dalam penanganan Polsek Gemuh dan Polres Kendal.(mdk/hhw)