Tragedi Pangandaran, Pemuda Tasik Hilang Setelah Tolong Wisatawan Terseret Ombak
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan masih mencari warga Tasikmalaya, Moh Ramdani (20) yang tenggelam di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sejak Minggu (4/7). Pemuda itu hilang setelah berhasil menolong wisatawan lain yang terbawa ombak di perairan itu
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan masih mencari warga Tasikmalaya, Moh Ramdani (20) yang tenggelam di Pantai Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sejak Minggu (4/7). Pemuda itu hilang setelah berhasil menolong wisatawan lain yang terbawa ombak di perairan itu.
Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) Polres Pangandaran AKP Sugianto mengatakan, tim masih menyusuri pantai, ke tengah lautan, hingga menyelam. Namun korban korban belum juga ditemukan.
"Saat ini masih upaya pencarian. Pagi tadi penyelaman, penyusuran di laut, dan penyusuran di pantai juga," kata Sugianto.
Ia menuturkan, Moh Ramdani merupakan warga Desa Sundakerta, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya. Dia hilang terseret ombak di Pos 5 Pantai Barat Pangandaran, Minggu (2/7).
Ramdani diketahui datang bersama teman-temannya kemudian berenang di perairan Pantai Barat Pangandaran. Dalam satu kesempatan, Ramdani menolong seorang wisatawan bernama Gozali Albuhori yang terbawa ombak.
Berdasarkan keterangan saksi, Ramdani diduga kelelahan. Dia kemudian terseret ombak dan tidak diketahui keberadaannya.
"Menurut saksi dikarenakan korban kelelahan, korban malah terseret arus laut hingga korban sampai saat ini belum ditemukan," kata Sugianto.
Sementara wisatawan yang diselamatkan Ramdani selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Pangandaran untuk mendapatkan penanganan medis.
"Korban Gozali dievakuasi ke RSUD Pandega Pangandaran dan terselamatkan," jelasnya seperti dilansir Antara.
Ia menambahkan, objek wisata Pantai Pangandaran cukup ramai saat musim libur akhir pekan, apalagi saat ini bersamaan dengan libur sekolah. Wisatawan cukup ramai berenang di pantai. Bahkan ada yang berani berenang di daerah terlarang meskipun sudah dipasang rambu-rambu larangan dan peringatan.
Ramdani dan Gozali juga berenang di zona berbahaya atau dilarang bagi wisatawan, karena ombaknya cukup besar.
"Kejadian hari ini juga di zona larangan berenang, sudah ada bendera banyak, tapi tidak diperhatikan," katanya.