TPM sebut kerusuhan di Mako Brimob juga dikarenakan larangan bertemu keluarga
TPM sebut kerusuhan di Mako Brimob juga dikarenakan larangan bertemu keluarga. Koordinator Tim Pengacara Muslim Achmad Michdan mengatakan, kerusuhan terjadi bukan semata karena makanan. Namun akibat tidak adanya perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam proses hukum terpidana terorisme.
Kerusuhan antara narapidana terorisme dan petugas kepolisian pecah di Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Selasa (8/5) malam. Lima anggota Polri dan satu narapidana terorisme tewas dalam kejadian tersebut.
Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Michdan mengatakan, kerusuhan terjadi bukan semata karena makanan. Namun akibat tidak adanya perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) dalam proses hukum terpidana terorisme.
"Selama ini saya ketahui dari model penangkapan, penanganan sampai mekanisme mereka ditahan banyak hal-hal yang masih dirasakan sebagai pelanggaran hak asasi manusia," kata Michdan di Kantor Pusat MER-C, Jalan Kramat Lontar Nomor J-157, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (10/5).
Michdan tak menampik persoalan makanan juga cukup berpengaruh dalam kerusuhan tersebut. Berdasarkan laporan yang dikantonginya, beberapa bulan belakangan narapidana terorisme tidak boleh menerima makanan dari luar rutan Mako Brimob.
"Belakangan ini adalah soal makanan termasuk di (Lapas) Nusakambangan itu mereka sudah tidak bisa membawa makanan dari luar padahal makanan yang mereka terima (dari Rutan Mako Brimob) itu bukan saja dari gizi kurang tetapi juga jumlahnya relatif," ujar dia.
Michdan menambahkan, kemarahan narapidana semakin menjadi saat petugas Rutan Salemba Cabang Mako Brimob membatalkan jadwal besuk pada Selasa (10/5) pagi. Padahal para narapidana sudah menunggu kedatangan keluarganya.
"Saya mendapat informasi, hari besuknya dibatalkan. Dan biasanya pembesukan jelang Ramadhan itu, biasanya membawa makanan, persediaan puasa," kata Michdan.
Baca juga:
Kerusuhan Mako Brimob, IPW usul napi teroris tak dikumpulkan di satu tempat
Dari Jordania, Kapolri 'briefing' Wakapolri tangani kerusuhan di Mako Brimob
Dipindahkan ke Nusakambangan, 145 narapidana teroris bakal huni dua lapas
Iring-iringan bus narapidana terorisme menuju Nusakambangan
155 Napi teroris dipindah ke Nusakambangan, penjagaan dermaga Wijayapura diperketat
Sujud syukur Bripka Sugianto kembali ke keluarga usai kerusuhan di Mako Brimob
Karangan bunga untuk polisi korban kerusuhan Mako Brimob mulai berdatangan