LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tolong, Perempuan Ini Butuh Biaya Mengobati Kelainan Mata Bayinya

Bayi laki-laki usia 3 pekan, anak dari Siska (19), warga yang tinggal di Jalan M Said, Samarinda, Kalimantan Timur, memprihatinkan. Saat menangis keras, mata bayi itu mengeluarkan darah. Biaya berobat pun tidak ada, lantaran sang ibu berhenti bekerja di masa pandemi Corona saat ini.

2020-04-18 03:24:44
Aksi sosial
Advertisement

Bayi laki-laki usia 3 pekan, anak dari Siska (19), warga yang tinggal di Jalan M Said, Samarinda, Kalimantan Timur, memprihatinkan. Saat menangis keras, mata bayi itu mengeluarkan darah. Biaya berobat pun tidak ada, lantaran sang ibu berhenti bekerja di masa pandemi Corona saat ini.

Kejadian itu, sudah berlangsung sepekan ini. Ketiadaan biaya ke rumah sakit untuk berobat buah hatinya, membuat Siska kebingungan. Meski sempat diperiksakan ke bidan, kondisi anaknya tidak berubah.

Dia pun mendapat kabar dari media sosial, adanya klinik kesehatan di kantor BAZ Nasional Provinsi Kaltim, di Samarinda, yang memberikan pelayanan kesehatan gratis selama pandemi Corona.

Advertisement

"Sudah semingguan ini kondisi mata anak saya seperti ini. Untuk persyaratan periksa di sini diperlukan KK, KTP, dan surat keterangan tidak mampu dari RT," kata Siska, ditemui wartawan di klinik kesehatan BAZNas Kaltim, di Jalan Harmonika, Samarinda, Jumat (17/4).

Dari diagnosa awal dokter, kesimpulan awal pembuluh pada mata bayi pecah, sehingga mengeluarkan darah. "Dari dokter, dikasih pengantar untuk pemeriksaan lanjutan ke dokter spesialis mata," ujar Siska.

Dokter umum dari klinik kesehatan BAZNas, Ahmad Yusron menerangkan, ditemukan kotoran pada kedua mata bayi itu. Dicurigai, terdapat infeksi pada bagian matanya. "Jadi kalau menangis, pembuluh di mata jadi melebar," sebut Yusron.

Advertisement

Kepada ibu sang bayi, Yusron pun menyarankan kepada Siska, untuk segera membawa bayinya ke dokter spesialis mata. "Kita juga sudah kasih surat rujukan dan arahan kepada ibu si bayi," kata dia.

Baca juga:
Kisah Bapak 7 Anak Keliling Jual HP Rusak Rp10 Ribu Buat Beli Beras Saat Corona
Dampak Covid-19, Angka Kemiskinan dan Pengangguran Bakal Meningkat
12,4 Juta Warga Miskin Terima BLT Dana Desa Rp600.000 Selama 3 Bulan
Strategi Pemerintah Agar Angka Kemiskinan Tak Naik
Skenario Terburuk, Angka Kemiskinan Meningkat Capai 3,87 Juta Orang
Oxfam: Setengah Miliar Orang Bisa Jatuh pada Kemiskinan karena Krisis Corona

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.