Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa Gelar Demonstrasi di Bundaran UGM
Ratusan elemen terdiri dari masyarakat dan mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) menggelar demonstrasi di Bundaran UGM, Selasa (20/10). Dalam aksinya ini, ARB menolak disahkannya UU Cipta Kerja.
Ratusan elemen terdiri dari masyarakat dan mahasiswa yang bergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) menggelar demonstrasi di Bundaran UGM, Selasa (20/10). Dalam aksinya ini, ARB menolak disahkannya UU Cipta Kerja.
Selain itu, ARB juga memberikan mosi tidak percaya kepada eksekutif maupun legislatif. Dalam aksinya ini, ARB selain melakukan orasi juga menggelar panggung budaya.
Dalam aksi ini tagar #JogjaMemanggil sempat ramai berdengung di media sosial. Aksi demonstrasi ini digelar sejak pukul 13.00 WIB. Massa ini mendirikan panggung di Bundaran UGM.
"Kegiatan ini adalah kegiatan akumulatif tidak hanya menolak Omnibus Law, tapi bukti keresahan kami sebagai warga," ujar Humas ARB Revo.
"Kami melantangkan mosi tidak percaya baik itu pusat dan dari daerah. Pada DPR maupun DPRD, kepada semua fraksi, baik fraksi-fraksi yang menyatakan menolak Omnibus Law, itu hanya politik," imbuh Revo.
Revo menerangkan jika ARB mendesak agar dibangunnya Dewan Rakyat. ARB juga mengajak masyarakat dan mahasiswa agar membangun solidaritas horizontal untuk mengakhiri oligarki.
"Di sini kami nyatakan untuk membangun Dewan Rakyat. Kita mengajak solidarisme horizontal untuk mendukung kami membangun dewan rakyat dan mengakhiri oligarki yang ada selama ini," tutur Revo.
Baca juga:
Bubarkan Diri, Mahasiswa Bakal Demo 28 Oktober Jika Jokowi Tak Cabut UU Omnibus Law
Wagub DKI Imbau Pendemo UU Cipta Kerja Jalani Rapid Test Usai Demonstrasi
Polisi Periksa Barang Bawaan Mahasiswa yang Demo di Patung Kuda
Orasi Mahasiswa Dalam Aksi Tolak UU Cipta Kerja
Datangi Kawasan Patung Kuda, Massa BEM Mulai Bakar Ban Bekas