LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Tolak proyek KA Bandara Solo, warga sita alat berat dan usir pekerja

Proyek pembangunan jalur kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo tak berjalan mulus. Ratusan warga Kampung Bayan, Kelurahan Kadipiro menggelar demonstrasi, Selasa (6/11). Mereka menyita alat berat dan mengusir pekerja agar tak lagi melanjutkan pekerjaannya.

2018-11-06 12:46:36
Demo
Advertisement

Proyek pembangunan jalur kereta api Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo tak berjalan mulus. Ratusan warga Kampung Bayan, Kelurahan Kadipiro menggelar demonstrasi, Selasa (6/11). Mereka menyita alat berat dan mengusir pekerja agar tak lagi melanjutkan pekerjaannya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kemarahan warga di lokasi terdampak jalur rel tersebut dipicu oleh munculnya polusi udara. Udara di sekitar perkampungan mereka selalu dipenuhi dengan debu yang bertebaran. Akibatnya ada warga yang terserang penyakit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Salah satu peserta aksi, Ribut Haryadi (30) mengatakan PT Dian Pervita selaku kontraktor proyek KA Bandara dianggap tidak memperhatikan dampak yang ditimbulkan saat penggalian lokasi. Yakni munculnya debu yang mengganggu kesehatan warga. Apalagi lokasi jalur tersebut sangat dekat dengan permukiman, yakni hanya sekitar 6 meter.

Advertisement

"Kontraktor ini setiap hari melakukan penggalian tanah yang menimbulkan debu. Puncak kesabaran warga sudah habis, warga kami menderita sakit ISPA. Kami minta proyek kereta bandara dihentikan sampai ada pemberian kompensasi ke warga," ujar Ribut.

Selain menuntut kompensasi, warga ingin agar kontraktor melakukan penyiraman air di jalan kampung saat melakukan penggalian tanah, sehingga tak menimbulkan debu. Namun meski berulangkali diminta, tak dihiraukan.

Advertisement

"Kalau sudah seperti ini, ada warga yang sakit ISPA, apa pertanggungjawaban kontraktor?" tandasnya.

Pernyataan serupa dikemukakan Parijan (45), warga terdampak lainnya. Ia mengaku kecewa dengan kontraktor proyek kereta bandara.

"Sebelum pekerjaan dimulai seharusnya kontraktor memasang seng keliling proyek. Ini tidak profesional, sebelum ada kompensasi kita melarang pekerjaan proyek KA dilanjutkan," ucapnya.

Dalam aksi tersebut, warga membawa sejumlah spanduk bertuliskan 'Hentikan Proyek KA Bandara', 'Pak Wali Kota Tolong Warga Bayan Terkena Dampak Proyek KA Bansara', 'Warga Menuntut Kompensasi', 'Mana Hati Nuranimu', 'Kami Menolak Keras Kampung Bayan Dikotori' dan lainnya.

Sejumlah spanduk kemudian dipasang di lokasi proyek dan diikatkan ke backhoe. Sehingga alat berat tersebut tidak bisa dioperasikan. Tak hanya itu, sejumlah pekerja yang masih beraktivitas juga diusir dari lokasi proyek. Bahkan warga juga memblokir jalan masuk ke lokasi proyek.

Baca juga:
PT KAI mulai bangun peron KA Bandara di Solo Balapan
Ada kendala teknis, operasional kereta Bandara Solo dipastikan molor
Pemda diminta manfaatkan fasilitas Bandara Adi Soemarmo untuk promosi wisata
Stasiun KA Adi Soemarmo hampir selesai, target Februari akan beroperasi
Inilah tarif 4 kereta bandara di Indonesia
Kereta Bandara Adi Soemarmo beroperasi, harga tiket terjauh Rp 40.000
KA Bandara Solo Express resmi diluncurkan, ini tarifnya

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.