LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

TNI Sumbangkan Pesawat Latih Buatan Swiss ke UNS

Usai menerima gelar Doktor Kehormatan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Monumen Pesawat AS - 202 Bravo LM - 2017 di danau Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (20/9). Di dalam monumen tersebut terdapat pesawat latih mula sumbangan dari TNI Angkatan Udara.

2019-09-20 16:11:48
TNI
Advertisement

Usai menerima gelar Doktor Kehormatan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meresmikan Monumen Pesawat AS - 202 Bravo LM - 2017 di danau Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jumat (20/9). Di dalam monumen tersebut terdapat pesawat latih mula sumbangan dari TNI Angkatan Udara.

Hadi Tjahjanto mengatakan, pesawat AS - 202 Bravo LM - 2017 mempunyai sejarah bagi dirinya. Selain sebagai pesawat latih mula, AS - 202 Bravo LM - 2017 merupakan pesawat yang pertama kali diterbangkannya secara solo di Kota Bengawan.

"Pesawat ini pernah digunakan untuk latih mula bagi pendidikan taruna dan pendidikan sukarela dinas pendek dari bintara Polri. Saya pertama terbang solo di Kota Solo juga pakai ini," ujarnya.

Advertisement

Pesawat ini digunakan sebelum para taruna melanjutkan latih dasar dan selanjutnya sesuai dengan jurusannya apakah pesawat tempur, pesawat angkut maupun helikopter. Apalagi saat itu Polri, TNI AD dan TNI AL kekurangan pilot. Pesawat buatan Swiss tersebut tiba di Indonesia awal tahun 1980.

Panglima menyampaikan, filosofi yang diangkat di UNS sebagai lembaga pendidikan tinggi adalah menyiapkan generasi muda untuk meneruskan bangsa. Monumen pesawat tersebut menyimbolkan mahasiswa UNS yang telah menyelesaikan pendidikan bisa terbang tinggi untuk mencapai cita-cita.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI juga mengingatkan kondisi Indonesia yang akan mengalami puncak demografi pada tahun 2036 mendatang. Dalam dekade mendatang, selain stabilitas nasional juga generasi muda perlu disiapkan sejak dini.

Advertisement

Selain menyumbangkan pesawat latih mula yang dipasang di monumen pesawat, Panglima TNI juga menyerahkan bantuan mesin pesawat dari TNI AU untuk pendidikan mahasiswa Teknik Mesin UNS.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho, menambahkan, dengan dibangunnya Monumen Pesawat tersebut diharapkan bisa mengedukasi mahasiswa dan menjadi daya tarik Kota Solo.

"Harapannya bisa menambah kecintaan terhadap TNI AU dan kedirgantaraan. Pesawat latih mula itu juga telah melahirkan banyak penerbang andal," tandasnya.

Baca juga:
Menhan Ryamizard Ryacudu: TNI dan Polri Tak Akan Ditarik dari Papua
Jelang HUT TNI ke 74, Marsekal Hadi Tjahjanto Ziarah ke Makam Soeharto
Atraksi Prajurit TNI dalam Latihan Militer di Aceh
Moeldoko Sebut Tak Bisa Copot Pangdam saat Masa Kritis Kebakaran Hutan
Menhan Sebut Kivlan Zen Berjasa ke Negara, Ini Rekam Jejak Kariernya
TNI Fokuskan Penanganan Kebakaran di Lokasi Calon Ibu Kota Baru

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.